Jalan Lintas Peureulak-Lokop Rawan Longsor, Ini yang Diharapkan Warga

Aceh Timur, Lensawarga.com – Selain masih terdapat jalan rusak, di jalan Peureulak-Lokop, Aceh Timur, juga masih banyak terdapat badan jalan amblas, dan badan jalan yang ditimbun material longsor dari bukit.

Ruas Badan Jalan yang Amblas di Dusun Bukit Cinta Gampong Peunaron Lama (Lintas Peureulak-Lokop) Kecamatan Peunaron, Aceh Timur

Amatan lensawarga.com di lapangan, Kamis (10/1/2019), jalan rusak berat mulai dari Dusun Krueng Tuan, Gampong Seumanah Jaya, Kecamatan Ranto Peureulak, sampai Gampong Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, atau mulai dari titik Km 26 sampai km 43.

Baca Juga : Ketua Arus Baru Indonesia (ARBI) Aceh Minta Prabowo Tidak Sebarkan Hoax Tentang Sejarah di Aceh

Loading...

Eje (28) salah seorang Tokoh masyarakat Serbajadi Lokop kepada Wartawan mengatakan, 6 kilometer dari Dusun Krueng Tuan sampai Dusun Sarah Nyala, Gampong Serba Jadi, diaspal tahun 2014 tapi kini sudah rusak berat.

“Jalan cepat rusak karena diduga pembangunan jalanya kurang berkualitas,” ungkap Eje didampingi Basri (31) yang juga tokoh pemuda Lokop.

Karena itu, ungkap Eje, ia mewakili warga meminta kontraktor mengutamakan kualitas untuk membangun Jalan Peureulak-Lokop, yang tembus ke Gayo Lues ini, sepeti aspal yang dibangun PT Istaka Karya yang dibangun tahun 1990 sampai saat ini masih bertahan di beberapa titik.

Eje menjelaskan, dari Km nol atau dari tepi jalan Medan-Banda Aceh, atau dari Simpang Gampong Beusa ke Kecamatan Serba Jadi Lokop, berjarak sekitar 83 Kilometer (Km).

Sedangkan dari Kecamatan Peunaron ke Kecamatan Serba Jadi Lokop dari jarak 40 Km, sebanyak 4 Km tahun 2018 telah diaspal yang termasuk ke dalam pekerjaan segmen tiga tahun 2018 dari Otonomi khusus (Otsus) Provinsi Aceh, selebihnya sampai perbatasan dengan Gayo Lues telah pengerasan.

Untuk diketahui total jarak dari Simpang Gampong Beusa, atau titik nol tepi jalan Medan-Banda Aceh, ke Perbatasan Aceh Timur-Gayo Lues sekitar 106 kilometer.

“Kami harapkan jalan ini dilanjutkan aspalnya secara kontinyu dengan kualitas baik, untuk memudahkan masyarakat mengeluarkan hasil pertanian, dan berbelanja sembako,” ungkap Eje.

Jalan Lintas Peureulak-Lokop Rawan Longsor

Rawan Longsor

Pantauan lensawarga.com, jalan lintas Peureulak-Lokop, terdapat beberapa titik badan jalan longsor seperti di Km 38 atau di Dusun Sarah Nyala, sebelum Gunung Putus Kecamatan Peunaron, di titik ini terlihat badan jalan amblas ke aliran sungai Peureulak.

Selain itu badan jalan yang telah diaspal di Dusun Bukit Cinta Gampong Peunaron Lama, juga amblas separuh badan jalan, selain itu badan jalan amblas juga di depan Puskesmas Peunaron, diduga akibat digerus arus anak sungai.

Selanjutnya badan jalan amblas tepatnya di Bukit Asamera, Gampong Alur Pinang, Kecamatan Peunaron, selanjutnya di Km 75 Dusun Cane, Gampong Rampah, Km 77 Dusun Sosial, Gampong Jereng. Selain itu terdapat badan jalan ditimbun material longsor dari sisi bukit, yaitu di Km 60 Batu Bedulang, Gampong Bunin.

“Sedikitnya ada 7 titik di lintas Peunaron-Lokop yang rawan longsor,” ungkap Eje, seraya menyebutkan penyebab jalan longsor karena struktur tanah yang labil sehingga saat hujan material tanah disertai air mudah longsor.

Selain itu penyebab lainnya badan jalan amblas, jelas Eje, dikarenakan badan jalan tidak kuat. Sehingga pada titik tertentu untuk mencegah amblas perlu dibangun talut dan beronjong untuk menahan badan jalan.

“Selain itu pemeliharaan jalan sangat penting seperti membangun drainase, dan pembersihan rumput liar. Karena jalan tanpa perawatan percuma, karena saat hujan air akan mengalir dan membelah badan jalan jika tidak ada drainase,” ungkap Eje.

Jika ada drainase, lanjut Eje, maka air akan mengalir ke anak sungai sehingga kualitas pembangunan jalan bisa bertahan lama.

Baca Juga : Harga Gas Elpiji 3 Kg Melambung Tinggi, Emak-Emak Seruduk Kantor Disperindag Aceh Timur

“Selain itu untuk mencegah jalan ditimbun material longsor perlu adanya pelebaran jalan, dan pemotongan bukit,” ungkap Eje.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :