Wartawan Lensawarga Biro Simalungun Sugianto Aziz dan Keluarga Besar Sembelih 3 Ekor Sapi Kurban

22

Simalungun, Lensawarga.com – Bagi umat muslim di seluruh dunia, Hari Raya Idul Adha identik dengan penyembelihan hewan kurban. Jenis hewan yang disembelih di Indonesia kebanyakan jenis hewan sapi/lembu dan kambing.

Wartawan Lensawarga.com Sugianto Aziz (Kanan) Saat Membagikan Daging Kurban Kepada Warga

Dalam menjalankan ritual penyembelihan hewan kurban di Hari Raya Idul Adha tidak ada unsur pemaksaan atau wajib dalam hukum Islam. Hewan kurban yang akan disembelih nantinya diserahkan kepada panitia kurban atau pengurus masjid setempat dan tentunya mereka yang berkurban sudah meniatkannya sejak jauh-jauh hari.

Baca Juga : Intip Perawatan Sapi Kurban Seberat 1,4 Ton Milik Presiden Jokowi

Tahun ini, Wartawan Lensawarga.com Biro Simalungun Sugianto Aziz beserta Keluarga Besarnya memberikan hewan kurban tiga ekor sapi jantan kepada dua Masjid di Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun.

Dua ekor sapi merupakan hasil peliharaan sendiri bersama keluarga sementara satu ekor dibeli dari peternak sapi. Pelaksaan penyembelihan hewan kurban tersebut dimulai usai melaksanakan salat id, Minggu (11/8/2019).

Loading...

Masjid Al Taqwa Dusun VII Jawa Dolok menerima satu ekor sapi dari Sugianto Aziz diwakili keluarga yang disana, sementara Masjid Al Falah Dusun V Aek Suha menerima dua ekor sapi.

Kepada Redaksi Lensawarga.com, Aziz mengungkapkan bahwa sapi kurban yang diberikannya tahun ini adalah sebuah anugerah dari Allah, dimana dirinya beserta keluarga sudah memiliki niat yang tulus sejak jauh-jauh hari untuk melaksanakan ibadah kurban pada tahun ini.

“Allah mempermudah jalan kami, Alhamdulillah kami sekeluarga bisa melaksanakan apa yang sudah kami rencanakan dan kami niatkan, semoga ibadah kurban kami di tahun ini mendapatkan ridho dari Allah, InsyaAllah tahun depan kami bisa melakukan hal ini kembali,” kata Aziz.

Secara simbolis Sugianto Aziz pun kemudian menyerahkan daging kurban kepada warga Dusun V Aek Suha, Nagori Tangga Batu.

Idul Adha 2019 yang jatuh pada 10 Dzulhijjah 1440 H ini juga bersamaan dengan Wukuf di Arafah bagi umat Muslim yang mampu melaksanakan ibadah haji di tanah suci Mekah, Arab Saudi.

Bagi umat muslim Ibadah Kurban ini mengikuti perintah Rasulullah Muhammad SAW dan menjadi syariat untuk dilaksanakan bagi yang memiliki niat dan kemampuan.

Diawali dari kisah nabi Ibrahim AS, yang menyembelih putranya Ismail untuk membuktikan ketaatannya kepada Allah SWT, Ismail yang sudah rela dan pasrah akan disembelih oleh ayahnya dengan pisau terhunus di leher, akan tetapi pisau itu tetap tidak berdaya mengeluarkan setitik darahpun dari daging Ismail walau ia telah ditelungkupkan dan dicoba memotong lehernya dari belakang.

Dalam keadaan bingung dan sedih hati, kerana gagal dalam usahanya menyembelih puteranya, datanglah kepada Nabi Ibrahim wahyu Allah dengan firmannya: “Wahai Ibrahim! Engkau telah berhasil melaksanakan mimpimu, demikianlah kami akan membalas orang-orang yang berbuat kebajikan”.

Kemudian sebagai tebusan ganti nyawa, Ismail yang telah diselamatkan itu, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih seekor kambing  yang telah tersedia di sampingnya dan segera dipotong leher kambing itu dengan pisau yang dipegangnya.

Dan inilah asal permulaan sunnah berqurban yang dilakukan oleh umat Islam pada tiap  Hari Raya Idul Adha  di seluruh pelosok dunia dan kisah itu diabadikan dalam kitab Suci Al-Qur’an.

Baca Juga : Salat Idul Adha di Lapangan Cikaran, Danrem 082/CPYJ Minta Prajurit Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan

Makna berkurban bagi umat Islam adalah memberikan wujud nyata ketaatan menjalankan perintah Allah, daging kurban yang dibagi-bagikan untuk membuktikan rasa syukur dengan rizki yang Allah berikan.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :