Wanita Pemilik Sabu Jadi Penghuni Tahanan Kutalimbaru - Lensa Warga
News

Wanita Pemilik Sabu Jadi Penghuni Tahanan Kutalimbaru

Deli Serdang, Lensawarga.com – Tim Pegasus Polsek Kutalimbaru berhasil meringkus seorang wanita Bandar sabu yakni SJ Alias Juli (28) di Jalan Tritura Gang Suka Tirta, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Medan, Sabtu (15/09/2018) lalu sekitar pukul 15.00 WIB.

Tersangka SJ Alias Juli Saat Diamankan Polsek Kutalimbaru

Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Setepu membenarkan adanya penangkapan terhadap seorang perempuan yang membawa 1 paket sabu seharga Rp 50 ribu.

“Kita melakukan penangkapan terhadap tersangka berdasarkan informasi dari masyarakat,” ujar AKP Martualesi Sitepu, Kamis, (20/09/2018).

Baca Juga : Polsek Patumbak Tembak Satu Tahanan Kabur

Kronologi bermula berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa adanya peredaran narkotika jenis sabu di Jalan Tritura Gang Suka Tirta, Kelurahan Titi Kuning, Kecamatan Medan Johor, Medan.

Dimana saat petugas melakukan penggerebekan di TKP, terlihat ada seorang perempuan di depan rumah yang diduga bandar sabu atas nama Arun (DPO), lalu petugas langsung mengamankan seorang perempuan tersebut dan ditemukan 1 (satu) buah plastik klip kecil yang di duga berisi sabu.

Selanjutnya, petugas langsung menginterogasi perempuan tersebut, untuk mendapatkan keterangan darimana sabu tersebut dibeli, kemudian perempuan tersebut langsung menunjukkan bandar sabu berinisial Juli.

Petugas pun langsung melakukan pengejaran terhadap Juli, namun sayang bandar sabu atas nama Arun (DPO) berhasil melarikan diri dari belakang rumahnya, hingga petugas kehilangan jejak.

Selanjutnya tersangka Juli langsung dibawa ke Polsek Kutalimbaru Guna Pemeriksaan lebih lanjut.

AKP Martualesi Sitepu menjelaskan kepada media bahwa tersangka Juli mengakui perbuatannya menggunakan sabu sudah 5 tahun.

Baca Juga : Beginilah Momen Menteri Syafruddin Saat Menjadi Saksi Pernikahan di MPP Batam

“Tersangka dijerat pasal 112 Jo 127 UU RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman diatas 5 tahun penjara,” jelasnya.

Bagikan :

Tentang Penulis

Abdul Meliala

Tinggalkan Komentar