Tindakan Intoleransi, Agus Mulyawan: Hukum Harus Benar-benar Ditegakkan

225

Bali, Lensawarga.com – Beberapa hari terakhir ini banyak polemik yang mengundang perdebatan di masyarakat tentang intoleransi dan pada momen yang bersamaan juga ada kejadian ledakan Bom di wilayah Poltabes Medan.

I Kadek Agus Mulyawan

Tentu kita juga tidak tahu apakah peristiwa tersebut ada kaitannya atau tidak, akan tetapi hal tersebut disinyalir dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Atas adanya rentetan kejadian tersebut mendapat tanggapan Pengacara asal Bali I Kadek Agus Mulyawan, SH MH.

Baca Juga : Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Pelaku Kenakan Atribut Ojek Online

“Yang jelas kaum radikal masih ada saat ini dan bisa jadi dari pikiran-pikiran radikal tersebut tertuang dalam bentuk pernyataan intoleransi sehingga akan sangat berpotensi memecah belah bangsa yang bersifat majemuk seperti di negara kita ini,” ujar Agus kepada Lensawarga.com, Kamis (14/11/2019).

“Untuk itu sebaiknya, siapapun mereka, baik itu oknum pejabat pemerintah, organisasi agama dan tokoh tokoh masyarakat harus berhati hati dalam membuat statemen, baik secara sadar atau tidak, karena hal tersebut akan dapat memicu konflik antar golongan sehingga dapat menimbulkan kebencian dan berujung pada perpecahan,” sambungnya.

Loading...

Agus juga mengimbau agar saling menjaga ucapan dan menghargai kebhinekaan. Menurutnya, isu-isu intoleransi gampang disebarkan di dunia maya melalui media media sosial

“Hati-hati dengan statemen-statemen intoleransi jika tidak ingin dimanfaatkan oleh mereka penyebar hoax,” tegas Pengacara yang dikenal vokal ini.

Selain itu, Agus menyebut bahwa peran sindikat penebar kebencian memang sasarannya melalui media sosial karena sekitar 51% penduduk kita memakai internet dan media sosial masih menjadi favorit masyarakat kita.

“Untuk itu jangan sampai statemen kita dimanfaatkan oleh mereka para sindikat yang tidak ingin negara ini bersatu, mereka akan membuat berita hoax dengan membuat narasi narasi yang berbeda dengan kenyataannya,” beber pemilik Kantor Hukum AgusM and Associates ini.

Agus juga berharap besar kepada pemerintah Jokowi Jilid II agar lebih tegas menanggapi isu-isu intoleransi dan tindakan kaum radikal dengan tidak tebang pilih.

Baca Juga : Ini Kata Gojek Terkait Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan yang Pakai Atribut Ojol

“Pemerintah harus tegas, aparat harus tegas, hukum harus benar benar ditegakkan, siapapun mereka yang pembuat statemen yang memicu intoleransi dan bertindak radikal harus diberi sanksi hukum tegas, jika mereka oknum pejabat langsung copot, jika mereka oknum pemuka agama arau tokoh masyarakat langsung proses hukum jangan tebang pilih karena potensi perpecahanpun semakin besar jika tidak diselesaikan dengan tegas tentu akan mengancam kebhinekaan,” tutup Pengacara asal Bali ini.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :