Tim Pegasus Polsek Patumbak Tembak Pelaku Pemerasan

107

Medan, Lensawarga.com – Tim Pegasus Polsek Patumbak terpaksa melancarkan timah panas ke salah seorang pelaku pemerasan dan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam) saat mencoba kabur dari kejaran petugas  di Jalan Pertahanan Dusun V Desa Patumbak Kampung Kecamatan Patumbak, Jumat (02/11/2018) sekitar pukul 05.00 WIB.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi (Tengah) Didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak (Kiri) Saat Menunjukkan Barang Bukti Yang Disita Dari Tersangka

Hendra Siagian alias Hendra (35) warga Jalan Pertahanan Gang Seram Dusun V, Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang merupakan borunona spesialis pemerasan dengan sajam ini, ditembak tepat dibagian kakinya karena melawan polisi dan berniat kabur saat akan ditangkap.

Baca Juga : Polsek Patumbak Gagalkan Pengiriman 10 Kg Ganja Kering Tujuan Lampung

Selanjutnya, Hendra yang juga merupakan seorang ayah dan telah memiliki dua anak ini pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk dilakukan pertolongan medis.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi didampingi Kanit Reskrim Iptu Budiman Simanjuntak mengatakan, sebelumnya petugas terlebih dahulu memberikan tembakan peringatan ke udara namun tak dihiraukan oleh Hendra.

Loading...

“Tersangka Hendra terpaksa ditembak dibagian kakinya karena melawan polisi dan mencoba kabur saat akan ditangkap. Kita sempat memberi tembakan peringatan ke udara, tapi tak diindahkan tersangka,” kata AKP Ginanjar dalam siaran persnya, Sabtu (03/11/2018).

Lanjut dikatakan mantan Wakasubden CI Den Gegana Sat Brimob Polda Sumut ini, tersangka adalah buronan spesialis pemerasan dan pengancaman dengan menggunakan senjata tajam (sajam), terhadap supir truk, maupun supir mobil box yang melintas di Jalan Pertahanan, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.

“Sudah belasan kali tersangka melakukan pemerasan dan pengancaman terhadap supir truk dan mobil box yang melintas di Jalan Pertahanan, Patumbak,” ujar AKP Ginanjar.

Dijelaskan Ginanjar, penangkapan tersangka berdasarkan laporan korban Andiansyah Kurniawan (33) seorang Sales PT Sumur Jaya, warga Jalan Kesatria No. 23 Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Sunggal bersama rekannya Andi Riwandi.

“Saat itu korban, sedang melintas di Jalan Pertahanan Patumbak dengan menggunakan mobil L300 plat BK 8113 DU. Tiba-tiba mobil yang dibawa korban di setop tersangka, sambil menyodorkan kwitansi yang nilainya telah tertera Rp 300 ribu. Korban pun terpaksa menyerahkan uang yang diminta tersangka,” ungkap Kapolsek.

Saat ditangkap polisi dari tersangka ditemukan barang bukti satu blok kwitansi bersetempel ‘Anti Begal’, sajam jenis pisau dan uang tunai Rp 22 ribu.

“Imbas perbuatannya, tersangka dipersangkakan melanggar ketentuan pidana yang diatur dalam Pasal 368 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas alumni Akpol Tahun 2009 ini.

Tersangka Hendra kepada petugas, mengaku nekat melakukan perbuatan itu karena terdesak kebutuhan ekonomi.

“Perbuatan itu saya lakukan karena terdesak kebutuhan ekonomi  dan sekedar bertahan hidup karena saya tidak mempunyai pekerjaan,” kata tersangka.

Baca Juga : Diduga Dijadikan Tempat Kumpul Preman, Tim Pegasus Polsek Patumbak Razia Warnet

Tersangka juga mengaku bahwa kwitansi itu dibelinya sendiri dari kedai kelontong, sedangkan stempel “Anti Begal” tersebut di tempahnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :