Terkait Penangkapan Lesmana Hutapea, Polsek Medan Area Siap Hadapi Sidang Praperadilan

Medan, Lensawarga.com – Kapolsek Medan Area Kompol Kristian Sianturi didampingi Wakapolsek AKP Feriawan, Kanit Reskrim IPTU ALP Tambunan dan Panit I Reskrim IPTU Samsul Bahri menuturkan dalam konferensi pers, Sabtu (14/2/2019) Sore di Aula Mapolsek Medan Area, bahwa pihaknya siap menghadapi Praperadilan (Prapid) yang diajukan oleh keluarga Lesmana Hutapea, tersangka kasus penganiayaan.

Kapolsek Medan Area Kompol Kristian Sianturi Saat Menggelar Konferensi Pers Terkait Penangkapan Lesmana Hutapea

Lesmana Hutapea ditangkap karena diduga melakukan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama atas dua orang korban, Agusni (23) warga Jalan Laut Dendang Gg Johor, Percut Sei Tuan dan Mawirsah.

Baca Juga : Pemilik Toko Perabot Berjaya Laporkan Tetangganya karena Melakukan Penganiayaan

Loading...

Kapolsek menjelaskan, bahwa pada hari Kamis 3 Mei 2018 sekitar Pukul 17.30 WIB, pihak Kepolisian Sektor Medan Area menerima laporan dari Agusni dan Mawirsah yang menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh Lesmana Hutapea dkk.

“Setelah pihak Polsek Medan Area menerima laporan tersebut, selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, Muhammad Irfan Siddik dan Syahrir, bahwa kedua saksi tersebut melihat secara jelas pelaku melakukan penganiayaan terhadap kedua korban,” ujar Kapolsek.

Pelaku memukul korban, Mawirsah dengan menggunakan helm LTD warna merah ke wajahnya dan diikuti teman-teman tersangka yang juga ikut menganiaya Mawirsah, sehingga mengakibatkan luka memar di bawah tengkuk kepala, bibir bagian atas luka robek berdarah, dahi robek dan berdarah.

“Kemudian, keterangan korban dan saksi-saksi tersebut sesuai dengan hasil visum tanggal 4 Mei 2018 atas nama Agusni dan Mawirsah yang dikeluarkan oleh Rumah Sakit Pirngadi Medan. Atas keterangan saksi dan kedua korban tersebut, ditambah hasil visum dari kedua korban. Selanjutnya pada tanggal 14 November 2018 dilakukan penangkapan terhadap Lesmana Hutapea,” kata Kristian Sianturi.

Kapolsek Medan Area menambahkan, setelah dilakukannya pemeriksaan, tersangka mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban, Mawirsah dengan cara memukul wajah korban menggunakan helm dan dengan ditemukannya dua barang bukti yang cukup, dikhawatirkan tersangka akan merusak barang bukti dan mengulangi perbuatannya. Maka, selanjutnya dilakukan penahanan terhadap tersangka sebagaimana Surat Perintah Penahanan 175/XI/2018/Reskrim tanggal 15 November 2018.

“Kemudian pada tanggal 8 Januari 2019, penasehat hukum tersangka mengajukan permohonan penangguhan penahanan dan pada tanggal 10 Januari 2019 penahanan tersangka Lesmana Hutapea ditangguhkan,” ujar Kompol Kristian Sianturi.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu ALP Tambunan mengatakan, setelah dicek, berkasnya sudah dikirim ke Jaksa, penangkapan tersangka sudah dilakukan dengan bukti yang cukup, yakni dengan adanya Laporan Polisi dan keterangan saksi.

“Jadi, untuk menangkap tersangka sendiri sudah sesuai dengan Undang-Undang, untuk penahannya juga demikian, dengan adanya keterangan korban dan hasil visum. Dengan demikian, penahanan terhadap Lesmana Hutapea sudah sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” ujar ALP Tambunan.

Polsek Medan Area juga membantah tudingan dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) yang mengatakan, bahwa penangkapan dan penahanan terhadap Lesmana Hutapea tidak sesuai prosedur.

Panit I Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Samsul Bahri menjelaskan, bahwa surat perintah penangkapan sudah diterbitkan.

“Tapi disaat pelaku sudah ditemukan di lapangan, apa kita harus menunggu untuk kembali ke kantor mengambil surat penangkapan? kan tidak, sementara orangnya sudah kita cari-cari. Setelah kembali ke kantor, surat perintah penangkapan langsung diserahkan pada pihak keluarga, begitu pula dengan surat perintah penahanan. Jadi, tudingan itu tidak benar,” ujar Iptu Samsul Bahri.

Kapolsek Medan Area Kompol Kristian Sianturi juga mengaku siap apabila pihak Lesmana Hutapea bersama Pengacaranya mengajukan Prapid.

Baca Juga : Tim Pegasus Polsek Medan Area Tangkap Bandar Narkoba

“Silahkan saja, akan kita hadapi. Karena kita sudah melakukan sesuai dengan prosedur,” pungkas Kapolsek.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :