Terekam CCTV, IRT Pencuri HP Jemaah Masjid Al-Jihad Ditangkap

99

Medan, Lensawarga.com – Apes benar nasib seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia sekitar 34 tahun, ia terpaksa harus mendekam di sel tahanan Polsek Medan Baru setelah terekam Kamera CCTV (Closed Circuit Television) saat beraksi mengambil barang milik seorang jamaah di Masjid Al-Jihad, Jalan Abdullah Lubis, Medan.

Tersangka SCN Saat Diamankan Petugas

IRT yang berinisial SCN alias Suri (34), warga Jalan Bunga Asoka, Asam Kumbang, Medan Selayang itu ditangkap atas laporan Putri Rahmayani Ritonga (25), warga Jalan Sei Beras Tanjung Selamat Medan, dengan Nomor : LP/422/III/2019/SU/Polrestabes Medan/Medan Baru, tanggal 12 Maret 2019.

Baca Juga : Polsek Medan Baru Ungkap Kematian ART asal Nias

Kronologinya berawal pada Sabtu (23/2/2019) lalu. Ketika Putri datang ke Masjid Al-Jihad untuk menghadiri pengajian. Tiba di masjid, Putri meletakkan tasnya di sebelah temannya, Ririn, yang duduk di dalam masjid, sementara dia pergi mengambil wudhu.

Setelah selesai mengambil wudhu, Putri mengambil tasnya dan duduk di depan untuk mendengarkan pengajian. Namun, wanita itu kaget ketika setelah selesai pengajian, dia membuka tas dan ingin mengambil HP.

Loading...

Ternyata HP merek Vivo Y71 sudah hilang dari dalam tasnya. Putri pun coba menanyakan ke temannya Ririn apakah ada melihat HP miliknya itu. Namun, Ririn pun tidak mengetahui keberadaan HP korban.

Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan putri ke Polsek Medan Baru. Berdasarkan laporan tersebut, Polisi langsung melakukan olah TKP dan melihat rekaman CCTV Masjid.

Dan dari rekaman tersebut akhirnya polisi mengetahui bahwa pelaku saat itu berada di dalam masjid Al-Jihad.

“Pelaku berhasil kita amankan atas laporan korban dan saat akan melakukan aksi ketiga kalinya,” ucap Kapolsek Medan Baru Kompol Martuasah Tobing.

Dihadapan Polisi, Suri akhirnya mengaku sudah 3 kali melakukan pencurian HP di Masjid Al-Jihad Medan.

“Pelaku sudah dua kali melakukan aksinya sebelum ini dan mencuri HP Samsung S8, dijual seharga Rp1,2 serta satu unit HP Jenis Vivo Y71 dijual Rp 500.000, keduanya di daerah Pajak USU,” pungkas Martuasah.

Baca Juga : Tim Pegasus Polsek Medan Baru Lumpuhkan Dua Pria Pengedar Ganja

Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :