Tanggapi ‘People Power’, I Kadek Agus Mulyawan: Itu yang Akan Menangkan Saya dan Jokowi

41

Bali, Lensawarga.com – Terkait adanya seruan ‘people power’ oleh Amien Rais beberapa waktu lalu, Politisi PSI, I Kadek Agus Mulyawan memberikan tanggapan berbeda. Agus menilai seruan tersebut dapat digunakan masyarakat untuk memenangkan Jokowi.

I Kadek Agus Mulyawan

“Orang lain, silahkan bilang akan menggunakan kekuatan massa jika ada kecurangan pemilu, tapi saya akan menggunakan ‘people power’ sebagai kekuatan masyarakat yang akan memilih Jokowi untuk menang pada pemilu nanti,” ujar Agus kepada Lensawarga.com, Kamis (4/4/2019).

Baca Juga : PSI Yakin Merebut Kursi Legislatif di Senayan dan Provinsi Bali

Agus yang juga menjadi Caleg DPRD Provinsi Bali, dapil Klungkung, Nomor Urut 1 ini mengatakan, bahwa dirinya bersama PSI optimis dapat menang pada Pemilu 17 April 2019 mendatang.

Politisi yang dikenal tegas dan tidak kompromi dengan Koruptor ini berpendapat, pernyataan people power itu sebenarnya kurang pas dilontarkan menjelang Pemilu 2019 kalau hanya digunakan untuk segala bentuk tindakan melawan hukum.

Loading...

“People power sebenarnya sangat pas digunakan untuk memenangkan calon, baik calon presiden maupun calon legislatif, karena gerakan rakyat itu akan efektif dilakukan jika dimotori oleh seseorang yang tepat,” tegas Tokoh Anti Korupsi ini.

Pengacara senior yang enggan membela tersangka korupsi ini menambahkan, agar jangan salah persepsi di tengah-tengah masyarakat. Menurutnya ‘people power’ itu dapat digunakan untuk terwujudnya pemerintahan yang bersih, bebas korupsi dengan prinsip transparansi berdasarkan keadilan sosial, karena dengan tidak adanya korupsi, pemasukan negara akan utuh sehingga bisa dipakai mensejahterakan rakyatnya.

Baca Juga : Geram dengan Anggota DPR yang Kena OTT KPK, Caleg PSI ini Mengaku Siap Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

“Itu dimulai dari kepemimpinan yang cerdas, jujur, tegas dan merakyat, maka dijamin rakyatnya akan makmur dan sebaliknya jika pemimpinnya tidak jujur, korup, niscaya rakyatnya akan sengsara. Maka dari itu kita harus memilih pemimpin yang Nomor Urut 1,” tutupnya sambil tersenyum.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :