Tak Sesuai Standar, Pembangunan Jalan Menuju Gulping Raya Dinilai Asal Jadi

Simalungun, Lensawarga.com – Proyek pembangunan jalan menuju Gulping Raya, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya di protes oleh beberapa warga setempat karena tak sesuai standar, hal ini dapat dilihat dari hasil pembangunan jalan yang terkesan asal jadi. Hal tersebut diungkapkan Jahenson Saragih kepada Lensawarga.com, Senin (27/08/18).

Kondisi Jalan Menuju Gulping Raya, Kelurahan Sondi Raya, Kecamatan Raya Yang Dinilai Tak Sesuai Standar

“Awalnya kita sangat apresiasi pemerintah yang telah mengalokasikan pembangunan ke kampung kami ini, namun kami sangat kecewa dengan hasil pembangunan karena kami melihat terkesan asal asalan,” ucapnya.

Baca Juga : Soal Pemulangan Neno Warisman dari Pekanbaru, Ini Penjelasan BIN

Loading...

Menurut sumber bahwa anggaran pembangunan jalan tersebut dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara Tahun Anggaran 2018 senilai Rp. 2.115.458.000 dengan jangka waktu pengerjaan 120 (seratus dua puluh) hari kalender melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman dengan jenis pekerjaan penataan dan peningkatan kawasan pemukiman kumuh di Kabupaten Simalungun 1.

Jahenson juga menambahkan bahwa proyek pengerjaan jalan menuju Gulping Raya tidak berkualitas karena baru beberapa hari siap dikerjakan sudah terkelupas, “Bisa kita lihat kondisi jalannya seperti apa, maka kami warga sekitar meminta kepada dinas terkait supaya meninjau ulanglah pekerjaan tersebut,” cetusnya.

Plang Proyek Pembangunan Jalan Menuju Gulping Raya

Sampai berita ini diterbitkan, pelaksana atau penyedia jasa yang mana menurut sumber CV. GETTA DEO dan Konsultan pengawas CV. PRISMA TEHNIK belum bisa dihubungi untuk dimintai tanggapannya.

Baca Juga : 4 Tahanan Kasus Narkoba di Medan Kabur

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :