Sidang Kasus Korupsi PDAM Tirtanadi di Pengadilan Negeri Medan Ricuh, Terdakwa Menolak Ditahan

67

Medan, Lensawarga.com – Sidang kasus dugaan korupsi di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtanadi, di Pengadilan Negeri Medan, Sumatera Utara berakhir ricuh. Kuasa hukum dan keluarga terduga korupsi mengamuk karena tidak terima kliennya yang sudah menang Pra Peradilan, tidak dibebaskan, bahkan dihadirkan dalam sidang pokok perkara, Senin (05/11/2018).

Sidang Kasus Korupsi di Pengadilan Negeri Medan Ricuh

Sidang pokok perkara dugaan kasus korupsi di PDAM Tirtanadi Medan, dengan terdakwa Flora Simbolon, terpaksa ditunda. Pihak kuasa hukum terdakwa melakukan protes karena menurut mereka, sidang pokok perkara dugaan kasus korupsi tersebut, cacat hukum.

Baca Juga : Ini Tanggapan Fahri Hamzah soal Pelapor Korupsi Dapat Rp 200 Juta

Kuasa hukum menyebutkan, klien mereka atas nama Flora Simbolon sudah menang dalam Pra Peradilan sehingga status tersangka terhadap klien mereka yang dituduh telah melakukan korupsi senilai Rp 58 miliar dari pekerjaan engineering procurement construction (EPC), untuk pembangunan instalasi pengelolaan air di Martubung, Medan telah gugur demi hukum, karena putusan Pra Peradilan sudah berkekuatan hukum tetap.

Suasana kemudian berubah gaduh, tidak hanya kuasa hukum terdakwa, pihak keluarga terdakwa juga melakukan protes, sidang yang sudah tidak kondusif tersebut kemudian ditunda. Kegaduhan semakin memuncak ketika Flora Simbolon hendak dibawa kembali ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Medan, dihalang halangi oleh kuasa hukum dan keluarga terdakwa, hingga terjadi adu pukul antara kuasa hukum dengan salah seorang petugas kejaksaan, dan pengamanan dari kejaksaan.

Loading...

Keributan mereda setelah sejumlah aparat kepolisian melakukan pengamanan, ketika tiba diluar ruang sidang, keributan kembali terjadi, namun Flora Simbolon berhasil dibawa ke ruang tahanan Pengadilan Negeri Medan dibawah pengawalan belasan aparat kepolisian.

Baca Juga : Sidang Perdata Gereja IRC, Saksi: Tergugat Penyumbang Terbesar Pembangunan Gereja

Sidang tindak pidana korupsi ini, merupakan sidang lanjutan untuk pembacaan eksepsi, Flora Simbolon memenangkan pra peradilan atas statusnya sebagai tersangka, namun jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri Belawan, sudah mengirimkan berkas untuk sidang pokok perkara, sehingga sidang harus tetap dilakukan.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :