Serahkan Berkas Pendaftaran Balon Bupati Humbahas, Pardo Sihite Mendaftar Ke Partai Nasdem dan PSI

1201

Humbahas, Lensawarga.com – Pardo Sihite menyerahkan berkas pendaftaran Bakal Calon (Balon) Bupati Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) ke DPD Partai Nasional Demokrasi (Nasdem) dan DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Penyerahan Berkas Pendaftaran Ke Partai PSI

Pardo yang saat ini masih aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) mengatakan siap mundur sebagai ASN apabila nanti diterima dalam kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Humbahas, selain tekad untuk membangun Humbahas, pengalamannya dalam birokrasi juga menjadi salah satu faktor yang mendorong untuk turut dalam kontestasi Pilkada Humbahas.

Baca Juga : Jalur Tano Ponggol Akan Ditutup Sementara, Bupati Dosmar Harapkan Pengerjaan Proyek Tano Ponggol Selesai Secepatnya

“Dasar dan niat saya untuk maju adalah atas kecintaan saya terhadap kampung halaman saya Humbahas ini, saya juga akan berusaha sebaik mungkin menerapkan pengalaman saya sebagai birokrasi atau ASN jika nantinya di ijinkan Tuhan memimpin Humbahas,” kata Pardo.

Dalam pendaftarannya, Pardo Sihite melengkapi syarat berkas pendaftaran untuk 2 posisi, yaitu Balon Bupati dan Balon Wakil Bupati. Menurutnya Bupati maupun Wakil Bupati adalah 1 tim yang tidak bisa tepisah yang bisa membangun suatu daerah.

Penyerahan Berkas Pendaftaran ke Partai Nasdem
Loading...

“Politik ini kan dinamis, jadi saya mendaftarkan diri ke partai sebagai Balon Bupati dan Wakil Bupati, namun cita-cita saya yang pertama bisa menjadi Bupati, walaupun nanti dalam prosesnya bisa saja bisa berubah, karena saya selalu membuka setiap peluang yang ada. Seperti yang kita ketahui Bupati dan Wakil Bupati itu adalah 1 tim yang tak terpisahkan untuk membangun suatu daerah,” ujar Pardo.

Saat ditanyakan tentang isu yang beredar dikalangan masyarakat yang mengatakan Pardo Sihite akan berpasangan dengan Bupati Petahana Dosmar Banjarnahor, Pardo Sihite mengatakan sampai saat ini dirinya belum ada komunikasi dengan Dosmar, namun menurutnya akan selalu membuka setiap peluang yang ada.

“Saya sudah bilang tadi, kita akan membuka setiap peluang namanya politik itu dinamis, bisa berubah sewaktu-waktu, namun sampai saat ini kita belum ada menjalin komunikasi dengan Pak Bupati,” terangnya.

Pardo juga mengatakan bahwa dirinya dalam kontestasi Pilkada menolak keras yang namanya ‘Money Politic’. Menurutnya ‘Money Politic’ itu dapat merusak tatanan demokrasi di Indonesia dan merupakan hal yang sangat dihindari olehnya jika nanti masuk dalam kontestasi Pilkada dan melaksanakan kampanye.

Baca Juga : LKPD Pemkab Humbahas Kembali Raih WTP

“Money Politic itu saya sangat menolak keras, itulah hal yang ingin kita rubah dikalangan masyarakat, hal itu bisa sangat menggerogoti dan merusak tatanan demokrasi di Indonesia. Jadi sekali lagi kita sangat menolak money politic dalam kontestasi Pilkada di Humbahas 2020-2025,” kata Pardo.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :