Sambut Hari Raya Nyepi, Ratusan Umat Hindu di Medan Sembahyang Bersama

22

Medan, Lensawarga.com – Ratusan umat Hindu di Medan melaksanakan sembahyang bersama di Pura Agung Raksa Bhuana, Jalan Polonia No 216 Medan, Rabu (6/3/2019).

Ratusan Umat Hindu di Medan Sembahyang Bersama Menyambut Hari Raya Nyepi

Adapun kegiatan sembayang yang dilaksanakan ratusan umat Hindu di Medan ini bertujuan menyambut Hari Raya Nyepi tepatnya pada hari Kamis (7/3/2019).

Baca Juga : Heboh! Presiden Jokowi Naik KRL Menuju Bogor, Penumpang: Nambah Gerbong Pak

Ketua Masyarakat Hindu Medan dan sekitarnya, Dr I Wayan Dirgayasa Tangkas menjelaskan, makna hari raya Nyepi.

“Pada dasarnya, Hari Raya Nyepi memakai Catur Bratha penyepian atau 4 pengendailian diri yaitu Amati Geni atau tidak menyalakan Api, Amati Lelanguan atau tidak melaksanakan kegiatan, aktifitas seperti biasa, Amati Lelungan atau tidak bepergian, Amati Karya atau tidak bekerja,” jelasnya.

Loading...

Wayan juga mengungkapkan, bahwa pada tahun ini ada sekitar 400 orang lebih umat Hindu Bali di Medan yang akan melaksanakan Hari Raya Nyepi. Ia juga menjelaskan perbedaan Hari Raya Nyepi di Medan dengan di Bali.

“Ya tentu tidak sama dengan di Bali yang homogen. Kalau kita di luar bali menganut konsep Desa Kala Patra. Yaitu. Desa itu tempat, kala itu waktu dan Patra itu situasi yang pada dasarnya, kita selalu menyesuaikan diri dimanapun kita berada,” ucapnya.

Menurut Wayan, meskipun tidak bisa sama seperti di Bali yang hening, kondusif dan benar-benar merasa sepi, Wayan tetap berterimakasih kepada Pemerintah Kota Medan yang memberikan respon positif.

“Walaupun kita termasuk kelompok yang tidak terlalu banyak, tapi kontribusi ruang yang di berikan sangat toleran sehingga kami dapat menjalani ibadah dengan baik, lancar, aman dan kondusif,” tutup Wayan.

Salah seorang umat Hindu Bali, Luh Kandi Ayu Tangkas (22), mengaku sudah merayakan Nyepi untuk kedua kalinya di Kota Medan.

Dia juga mengatakan tidak pernah ada masalah saat melaksanakan ibadah Nyepi di Kota Medan. Sebab Luh Kandi menjalani Nyepi dengan hati yang sungguh-sungguh sehingga bisa menjalani puasa dengan hati tenang.

“Yang pasti ada perbedaan saat menjalani nyepi di Medan dengan di Bali, cuma gak bisa disebutkan satu persatu, ucap Ayu.

Baca Juga : Pro Kontra Internet Mati Saat Nyepi, I Kadek Agus Mulyawan: Saya Tidak Tertarik Perdebatan Itu

Ayu juga berharap, pada perayaan Nyepi tahun ini, semoga lebih baik dari Nyepi tahun sebelumnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :