RSU Delima Berbenah Target Serba Fasilitas Modernisasi

124

Medan, Lensawarga.com – Rumah Sakit Umum (RSU) Delima berikan pelayanan terbaik bagi pasien Rumah Sakit Umum (RSU) Delima Martubung beralamat di Jalan KL Yosudarso Km 13,5 No 19 A dan 20-33 Medan Labuhan, Telp. (061) 6855195 terus online, bertekad berbenah dan melengkapi sejumlah fasilitas dalam rangka memberikan pelayanan terbaik dan prima bagi pasien baik pasien umum maupun pasien BPJS.

Tim Medis Rumah Sakit Umum Delima

RSU Delima menuju terakreditasi ini kian hari semakin maju dalam peningkatan pelayanan prima bidang kesehatan kepada masyarakat umum, hal tersebut tak terlepas dari ketulusan dan kegigihan dari Hj.Nurdelima Sihombing dan Hidayat Samosir yang senantiasa memberikan motivasi kepada seluruh jajarannya.

Baca juga : Peneliti ICW: Roy Suryo Berpotensi Langgar UU Tipikor

Lihat saja saat ini RSU Delima Martubung kian berkembang, tak hanya melengkapi fasilitas rumah sakit yang modern beserta ambulansnya, lebih dari itu RSU Delima Martubung tampak mulai melebarkan sayap usahanya dengan membuka Sekolah Akademi Keperawatan dan Farmasi lewat Yayasan SMK Kesehatan Delima Nusantara dengan izin operasional sekolah swasta dari Kadis Pendidikan kota Medan nomor 420/475-PPMP/2014, izin rekomendasi Dinas Kesehatan Provinsi Sumut No. 440.4461.1/5879/V/2013 berada persis di sebelah RSU Delima Martubung yang saat ini siap menerima siswa dan siswi baru TA.2017/2018 dengan fasilitas lengkap dengan ruang belajar nyaman.

RSU Delima Martubung saat ini telah menyediakan pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) sebagai salah satu unit terpenting dari rumah sakit umum Delima yang berfungsi sebagai unit yang siap melayani berbagai kegawat-daruratan dan berbagai masalah kesehatan pada setiap elemen masyarakat.

Loading...

Baca Juga : Pengiriman Ganja 200 Kg dari Tanah Karo ke Sukabumi Berhasil Digagalkan

Kepada wartawan Lensawarga.com, Rabu (05/09/2018). Hj. Nurdelima Sihombing didampingi H.Dayat Samosir selaku pemilik RSU Delima yang diwawancarai memaparkan, bahwa pihaknya terus bertekad melakukan pembenahan serta meningkatkan sejumlah fasilitas pendukung pelayanan bagi pasien diantaranya tersedianya sejumlah mobil ambulans, UGD, RS Delima Martubung melayani pasien Emergency Surgery dan Medical/Non Sugery selama 24 jam, semua fasilitas yang tersedia di UGD RSU Delima dirancang khusus sesuai dengan fungsi untuk memenuhi kebutuhan akan pelayanan emergency.

Adapun tujuan Pelayanan UGD yakni mencegah kematian atau kecacatan yang mungkin terjadi pada penderita, menerima rujukan penderita, penanggulangan korban bencana (Disaster), menanggulangi fase emergense, mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu kedokteran gawat darurat.

Kemampuan pelayanan UGD meliputi pelayanan gawat darurat, pelayanan siaga bencana, observasi, bedah miror, kasus non emergency di luar poliklinik dan rujukan ilmu pengetahuan, pasien dan tenaga ahli. Sedangkan fasilitas layanan UGD yakni rawat inap jalan, Rawat Inap, rujukan dan penanganan bencana massal (Disaster).

RSU Delima Martubung juga memiliki layanan pemeriksaan penunjang yakni labotorium, rontgen cyto, ECG cyto dan USG cyto. Untuk petugas pelaksana profesional meliputi dokter spesialis anak, penyakit dalam, bedah dan obsgyn, Dokter umum, perawat terlatih, bidan terlatih, petugas komunikasi, rekam medik dan administrasi keuangan.

Baca Juga : Perekam Video Polisi di Medan Sedang Nyabu Ditangkap

Sementara itu, untuk layanan bagi konsumen tersedia dokter spesialis anak, spesialis bedah, spesialis penyakit dalam dan spesialis obstetri dan Ginekologi.

Hj. Nurdelima juga menjelaskan, tata tertib UGD di RSU Delima Martubung adalah pasien dijemput dengan branker/kursi roda di depan UGD, pasien dibawa masuk ke Triage, Keluarga mendaftar pasien di loket pendaftaran, keluarga pasien menunggu di ruangan tunggu yang disediakan.

“Jika diperlukan, salah satu keluarga pasien dipanggil dan diizinkan masuk untuk mendampingi pasien, setelah ditangani oleh petugas, pasien akan dirawat inap, diperbolehkan pulang atau dirujuk. Bagi pasien umum, setelah penanganan di UGD selesai barulah keluarga diwajibkan membayar biaya administrasi dan tindakan sesuai Perda yang berlaku,” papar Wanita yang suka senyum tersebut.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :