Resmi Jadi Tersangka KPK, Ini Kata Idrus Marham

72

Jakarta, Lensawarga.com – Setelah dinyatakan sebagai tersangka KPK, Menteri Sosial Idrus Marham mundur dari jabatannya, namun ia menyatakan akan tetap membantu Golkar memenangkan pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019 mendatang.

Mantan Menteri Sosial, Idrus Marham Resmi Jadi Tersangka KPK

Hal tersebut diungkapkan Idrus seusai sertijab dengan Mentri Sosial yang baru, Agus Gumiwang Kartasasmita di gedung Kemensos, Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (24/08/2018).

“Jadi pertama, saya tetap kader Golkar. Tentu saya membantu pemenangan yang ada. Pada saat yang sama, saya konsentrasi menghadapi proses hukum yang ada,” kata Idrus.

Terkait dukungan terhadap Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Idrus juga takkan berubah dan tetap yakin tak akan berkhianat terhadap pasangan tersebut.

“Ya Allah, masak masih nanya. Apa ada wajah-wajah saya penghianat?” jawabnya saat ditanya soal dukungan terhadap Jokowi-Ma’ruf.

Loading...

Baca Juga : Oknum Anggota DPRD Langkat Pemilik Sabu 105 Kg Ditangkap BNN

Idrus resmi menjadi tersangka KPK dalam kasus dugaan korupsi PLTU Riau-1 dan dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 56 ke-2 KUHP juncto Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Ia diduga bersama-sama tersangka sebelumnya yakni, Eni Maulani Saragih, menerima hadiah atau janji dari Johannes Budisutrisno Kotjo. Dimana pada saat itu Eni diduga KPK telah menerima keseluruhan Rp 4,5 miliar dari Kotjo, yang merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited.

Duit itu diduga untuk memuluskan proses penandatanganan kerja sama terkait pembangunan PLTU Riau-1. Perusahaan Kotjo itu memang masuk sebagai konsorsium yang akan menggarap proyek tersebut.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :