Rencana Deklarasi #2019GantiPresiden di Banyuwangi Menuai Penolakan

32

Banyuwangi, Lensawarga.com – Rencana deklarasi #2019GantiPresiden di Banyuwangi pada Rabu, (05/09/2018) mendatang. Mendapat penolakan dari berbagai elemen masyarakat. Mereka meminta pendukung calon tidak melakukan aksi provokatif yang akan menimbulkan gesekan di masyarakat.

Spanduk Deklarasi #2019GantiPresiden di Banyuwangi

Dilansir detik.com, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Banyuwangi, Rofik, menuturkan bahwa gerakan yang ada di pusat hendaknya tidak dibawa ke daerah. Perbedaan pandangan dalam menentukan pilihan Presiden tidaklah perlu dibesar-besarkan.

“Perbedaan pandangan tidak perlu dibesar-besarkan. Jika memang mau berpendapat silahkan, asal tidak melanggar hukum dan melakukan provokasi. Nanti akan timbul intrik dan gesekan di masyarakat dan itu juga akan berimbas dengan pembangunan suatu daerah,” ujar Rofik, Kamis (30/08/2018).

Baca Juga : Closing Ceremony Asian Games 2018 Diguyur Hujan Deras

Apalagi, kata Rofik, melihat aturan pemilu yang merupakan sebuah mekanisme yang sudah disepakati oleh anak bangsa seharusnya harus dijunjung tinggi dan dihormati.

Loading...

“Masyarakat saat ini sudah paham dan bisa melihat, menilai dan mengamati pimpinan saat ini. Jika baik pasti akan didukung, sementara jika jelek pasti masyarakat juga akan mencari pimpinan lain. Jangan lah dikotori Banyuwangi yang saat ini sedang berkembang. Karena jika terjadi gesekan pasti akan berimbas dengan pembangunan di Banyuwangi,” pungkasnya.

Sementara itu, Ali Makki Zaini Ketua PCNU Banyuwangi, meminta para pendukung calon dan tim sukses calon Presiden dan Wakil Presiden untuk bisa menahan diri. Saat ini menurutnya belum waktunya digelar kampanye untuk Pemilu Presiden.

“Kita mengharap masing-masing tim sukses menahan diri. Kita bangsa yang bisa senyam senyum. Bisa menyelesaikan dengan musyawarah kenapa tidak melakukan hal itu,” ujarnya singkat.

Baca Juga : Penghina Jokowi Kafir Mengaku karena Sering Nonton ‘2019 Ganti Presiden’

Tanggapan keras dilontarkan oleh Kaukus Muda Banyuwangi (KMB). Mereka meminta polisi bertindak tegas untuk tidak memberikan izin terkait dengan rencana deklarasi #2019GantiPresiden di Banyuwangi.

Ketua KMB Fajar Isnaini mengatakan, rencana deklarasi #2019GantiPresiden hanya akan menimbulkan gesekan fisik di grassroot. Perlu keberanian dari aparat untuk meminimalisir dampak terburuknya, apalagi jelas jelas sudah ada sikap dari berbagai ormas yang akan menghadang kegiatan tersebut.

“Maka untuk mengantisipasi hal terburuk yang hanya akan menjadikan anak bangsa ini terpecah, maka KMB meminta pihak kepolisian untuk mempertimbangkan bahkan menolak deklarasi #2019GantiPresiden demi kondusifitas Banyuwangi,” pungkasnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :