Ratusan Prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya Lakukan Tes Urine untuk Mengantisipasi Peredaran Narkoba

122

Surabaya, Lensawarga.com – Ratusan prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya, Senin pagi terlihat memadati ruangan Aula Makorem. Bukan tanpa sebab, para prajurit dan PNS Korem tersebut, nantinya bakal mengikuti proses pengecekan urine yang sengaja digelar oleh pihak Korem.

Prajurit Korem 084/Bhaskara Jaya Saat Menjalani Tes Urine

Kepala Staf Korem, Letkol Arm Aprianko Suseno mengatakan jika narkotika ataupun narkoba, merupakan suatu kejahatan yang tergolong luar biasa atau extra ordinary crime.

Baca Juga : Polres Sergai Ringkus 9 Tersangka Pengedar dan Pengguna Narkoba

“Efeknya sangat luar biasa. Bahaya itu juga mampu menghapus satu generasi,” ujar Kasrem melalui amanat Danrem yang dibacakannya, Senin, (1/7/2019).

Permasalahan tersebut, kata Letkol Aprianko, seakan menjadi pantauan tersendiri bagi TNI-AD, khususnya prajurit Korem untuk mengantisipasi adanya ancaman maupun penyalahgunaan narkotika di wilayah tugasnya.

Loading...

“Narkoba sudah menjadi ancaman nyata bagi bangsa. Serangan narkoba tidak pandang bulu, termasuk anggota TNI sekaligus. Pengecekan ini, untuk memastikan jika semua anggota Korem bersih narkoba,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan dr. Brigitta Melisa mengatakan, bahwa terdapat beberapa gejala yang nantinya bakal menyerang para pengguna zat berbahaya itu.

“Selain kerusakan organ tubuh, para pengguna narkoba nantinya juga bakal mengalami kerusakan-kerusakan sistem syarat otak. Itu sangat berbahaya dampaknya bagi kesehatan tubuh kita, terutama syaraf otak,” pungkasnya.

Alhasil, selama berlangsungnya pengecekan tersebut, tak ditemukan satupun para prajurit dan PNS Korem yang positif menggunakan maupun mengkonsumsi narkoba. Ia berharap, hasil tersebut bisa terus dipertahankan melalui beberapa cara, terutama menolak adanya keberadaan narkoba di setiap lingkungan.

Baca Juga : HUT Ke-5 Komunitas Fun Bike Mojokerto, Danrem 082/CPYJ Berikan Hadiah 1 Unit Motor

“Mencegah itu, timbul dari diri kita sendiri. Kalau kita tidak mudah terpengaruh, sangat dipastikan kita akan terhindar dari bahaya peredaran obat (narkoba) itu,” jelas staf Rumah Sakit Tingkat III/Surabaya ini.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :