PT TPL Tak Tepat Janji, Warga Bosar Nauli Akan Memblokade Akses Jalan

560

Simalungun, Lensawarga.com – Akses jalan dari Bosar Nauli menuju kawasan PT Toba Pulp Lestari (TPL) kian mengalami kerusakan parah terutama di area jalan yang mendaki di Huta IV Rondang, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, Kamis (18/6/2020).

Jalan Nagori Bosar Nauli Yang Mengalami Kerusakan

Sebelumnya warga Rondang sudah menutup akses jalan menuju ke kawasan TPL, namun pihak TPL melalui Humasnya R. Hutagalung hadir menemui warga Rondang, Nagori Bosar Nauli, Kecamatan Hatonduhan, di Kantor Desa untuk mendengarkan keluhan dan permaslahan serta alasan warga menutup akses jalan tersebut.

Baca Juga: Tolak Berhubungan Badan, Suami Tebas Leher Istri Dengan Kapak

Saat itu warga Rondang duduk bersama Humas TPL didampingi Pangulu Bosar Nauli Suriaten dan Pangulu Buntu Turunan Roberton Nainggolan untuk menyampaikan permasalahan utama, sebab apa warga Rondang tak lagi membolehkan mobil-mobil truk pembawa pekerja BHL PT TPL melintas di Dusun IV Rondang dan Sukajadi.

Pertama adalah soal jalan rusak, warga meminta PT TPL mau melakukan perbaikan jalan sepanjang 15 KM di mulai dari Nagori Buntu Turunan naik ke Nagori Bosar Nauli hingga ke perbatasan PT TPL.

Loading...

Permintaan warga sudah didengar Humas TPL, saat itu Humas TPL R. Hutagalung sudah memberikan beberapa persyaratan agar permintaan warga Rondang dapat dikabulkan oleh pihak TPL.

Humas TPL memberikan pernyataan bahwa akan segera melaporkan ke Manager PT TPL secepatnya akan melakukan Survei, dan 14 hari berikutnya akan melakukan upaya perbaikan sesuai yang diminta oleh warga Bosar Nauli.

Namun jelang waktu 14 hari, upaya perbaikan akses jalan belum juga ada tanda-tanda akan dilaksanakan pihak TPL. Ini artinya kesepakatan yang sudah disampaikan TPL belum jelas.

Saat itu masyarakat Rondang dan Sibatu Loting yang hadir bersepakat memberikan tenggang waktu kepada pihak TPL selama 14 hari sesuai pernyataan Humas TPL.

Tidak jelasnya PT TPL untuk melakukan perbaikan akses jalan selama tenggang waktu 14 hari, warga Rondang akan menutup kembali akses jalan tersebut, hal ini disampaikan warga Huta IV Rondang.

Warga yang tak mau disebutkan namanya menjelaskan, pihak TPL hingga detik ini belum melakukan tindakan dari pernyataan yang meraka sampaikan saat rapat bersama di kantor pangulu.

“Kami akan menutup akses jalan untuk truk-truk pengangkut pekerja BHL yang bekerja di PT TPL, yang jelas kami tak melarang meraka bekerja di TPL tapi kami hanya menghentikan truknya, karna jalan kami semakin rusak parah dan sulit di lalui,” ujarnya.

Baca Juga: Bupati Asahan Hadiri Acara Silaturahmi Dengan DPD PKB Pujakesuma

Hingga berita ini diterbitkan belum ada penjelasan dari TPL terkait masalah jalan, serta pernyataan yang pernah disampaikan TPL saat rapat bersama. Ada kemungkinan pihak TPL menunggu surat pemberitahuan dari Dinas PUPR yang sebelumnya sudah mereka minta.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :