Prabowo Disebut Bak Preman oleh Inas Gegara ‘Bajingan’, BPN: Insyaf!

Jakarta, Lensawarga.com – Diksi ‘bajingan’ yang dipakai capres Prabowo Subianto saat merujuk elite yang dinilainya merusak negara ditanggapi anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir, sebagai perangai preman. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno meminta Inas sadar diri.

Andre Rosiade

“Bang Inas ini harus sadar juga, jangan sibuk membela kubunya dan menyerang Pak Prabowo. Pak Prabowo bicara keras karena teman-teman koalisi Bang Inas tidak juga sadar dan insyaf. Mereka tetap juga memperkosa Ibu Pertiwi dengan melakukan korupsi,” kata juru bicara BPN, Andre Rosiade, kepada wartawan, Senin (8/4/2019).

Baca Juga : BPN Tepis Isu Liar Prabowo Stroke Ringan

Loading...

Andre mengatakan ada alasan mengapa Prabowo berbicara keras. Menurutnya, Prabowo hanya ingin elite-elite sadar.

“Pak Prabowo bicara keras karena elite yang berkuasa tidak juga sadar dengan amanah rakyat,” ujarnya.

Andre mengatakan sejumlah elite banyak ditangkap KPK karena korupsi. Dia juga menyinggung soal kebocoran-kebocoran yang acap kali disampaikan Prabowo saat berpidato.

“Apalagi Pak Prabowo melihat ada kebocoran-kebocoran anggaran Rp 2.000 triliun,” sebut Andre.

Politikus Partai Gerindra itu menyebut elite yang diperingatkan Prabowo tak kunjung sadar. Karena itu, Prabowo, menurutnya, harus sedikit keras.

Baca Juga : Pengusaha Ngaku Banyak yang Rugi dan Nganggur di Era Jokowi

“Dikasih tahu baik, mereka juga tidak sadar. Akhirnya Pak Prabowo bicara keras dengan harapan elite yang berkuasa akhirnya sadar,” sebut Andre.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :