PPK Simpang Ulim Diduga Korupsi Dana Operasional PPS

Aceh Timur, Lensawarga.com – PPK Simpang Ulim diduga kuat telah melakukan korupsi terhadap dana operasional PPS untuk 23 Desa yang ada di Kecamatan Simpang Ulim periode April-Desember Tahun 2018. Hal tersebut diungkapkan seorang anggota PPS di Kecamatan tersebut yang tidak ingin dipublikasikan namanya, Kamis (21/2/2019).

Ketua PPK Simpang Ulim, Mazhar (Tengah) Didampingi Anggota PPK

Anggota PPS tersebut mengungkapkan, adanya dugaan korupsi dana operasional PPS sudah dilakukan oleh PPK sejak april 2018 lalu hingga sekarang.

Baca Juga : Keuchik Pangou Diduga Pungut Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah dari Warga

Loading...

Menurut anggota PPS yang namanya dirahasiakan ini merincikan, dana operasional yang diterima PPS mulai bulan april Rp. 770.000, Mei RP. 850.000, Juni Rp. 850.000, Juli Rp. 850.000, Agustus Rp. 750.000, September Rp. 330.000, Oktober 340.000, November Rp. 850.000, dan Desember Rp. 400.000.

Masih menurut sumber, seharusnya dana operasional PPS setiap bulannya mencapai satu juta lebih berkisar Rp 1.478.000, dengan demikian dana operasional yang di korupsi PPK sekitar 50 persen.

Bahkan beberapa PPS antaranya, PPS Desa Balng ni, Matang Rayeuk, Pucok Alue Sa, Teulin Breuh, dan Alue buloh Sa telah mengembalikan Dana Operasional kepada PPK karena tidak sesuai dengan laporan pertanggujawaban.

“LPJ kami semua dibuat oleh PPK dan kami harus bayar RP 300.000 ribu untuk satu LPJ, dan stempel PPS juga dipegang PPK,” katanya

Tidak hanya itu, setiap rapat atau acara pertemuan selalu dibuat di warung kopi milik ketua PPK, baik itu rapat internal maupun rapat umum.

Ketua PPK Simpang Ulim, Mahzar saat dikonfirmasi bukan menjawab, Mahzar mengatakan wartawan salah alamat mempertanyakan tentang PPK Simpang Ulim.

” Wss, maaf, Anda salah alamat bertanya uang sebanyak itu, silahkan anda bertanya kepada yang memberi info? ” balas Mahzar melalui pesan WA

Selanjutnya saat ditanyakan tentang akan diadakannya rapat di warungnya dan stempel PPS dipegang PPK serta pembuatan LPJ yang diteken PPS untuk satu bulan ke depan, Mahzar tidak menjawab lagi.

Baca Juga : PPK Darul Falah Diduga ‘Selewengkan’ Dana Operasional PPS

Sementara Kepala Sekretariat PPK Murni yang dihubungi wartawan terkait berita ini malah tidak menggubris sama sekali hingga berita ini diterbitkan.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :