Polsek Medan Sunggal Ungkap Kasus Pembunuhan Kakek Berusia 62 Tahun

Medan, Lensawarga.com – Tim Pegasus Polsek Medan Sunggal berhasil menangkap pelaku pembunuhan bernama  Fahmi Azmi Ariga (41) yang tega membunuh seorang kakek bernama Ajo (62) warga Jalan Melati Raya, Kelurahan Sempakata, Kecamatan Medan Selayang.

Tersangka Fahmi Saat Diamankan di Polsek Medan Sunggal

Tersangka Fahmi Azmi Ariga (41) warga Jalan Ngumban Surbakti, Kecamatan Medan Selayang nekat menghabisi nyawa kakek berusia 62 tahun tersebut lantaran dendam, dikarenakan korban (AJO) acapkali tidak membagikan makanannya kepada tersangka saat korban memiliki makanan. Keduanya diketahui sama-sama tinggal dan bekerja di tempat yang sama.

Baca Juga : Polsek Medan Sunggal Ringkus Pelaku Pencurian HP

Loading...

Kapolsek Medan Sunggal Kompol Yasir Ahmadi menceritakan, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada, Jumat (30/11/2018) sekitar pukul 01.00 WIB dini hari, di kediaman korban. Namun, kejadian baru diketahui sekitar pukul 03.00 WIB, setelah personel Polsek Sunggal mendapat informasi dari masyarakat tentang terjadinya tindak pidana pembunuhan di lokasi tersebut.

“Saat personil mendatangi TKP, korban ditemukan sudah dalam keadaan terkapar dengan luka bacok di kepala dan tangannya,” kata Yasir kepada wartawan, Minggu (02/11/2018).

Lanjut Yasir, begitu mendapat informasi pembunuhan, personel Unit Reskrim Polsek Sunggal langsung melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku.

Setelah mendapatkan identitas pelaku yang ternyata bernama Fahmi, petugas langsung mengejar pelaku dan menangkapnya tak jauh dari lokasi rumah korban.

“Pengakuan pelaku, motifnya melakukan pembunuhan tersebut karena dendam. Sebab pelaku dan korban sama-sama tinggal dan bekerja di TKP,” terangnya.

“Sejauh ini, kami masih melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi. Adapun barang bukti yang diamankan berupa sebuah senjata tajam jenis parang,” sambung Yasir.

Baca Juga : Fakta-Fakta Pembunuhan Pemandu Lagu yang Tewas dalam Lemari

Akibat perbuatannya, saat ini, Fahmi pun harus berada di dalam sel tahanan Polsek Sunggal, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Tersangka akan di jerat dengan pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :