Polres Simalungun Paparkan 14 Pelaku Pengedar Narkoba Beromset Miliaran Rupiah

Simalungun, Lensawarga.com – Polres Simalungun gelar konferensi pers terkait pengungkapan 14 pelaku jaringan peredaran Narkoba beromset miliaran rupiah di wilayah hukum Siantar-Simalungun, Sabtu (03/11/2018) di Aspol Jalan Asahan Pematang Siantar sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolres Simalungun AKBP Liberty Panjaitan Saat Menunjukkan Barang Bukti Narkoba

Konferensi pers yang dipimpin langsung Kapolres Simalungun AKBP Liberty Panjaitan didampingi oleh Kasat Res Narkoba Polres Simalungun AKP Heri Edrino Sihombing dengan menghadirkan ke 14 pelaku jaringan pengedar narkotika.

Baca Juga : Polres Simalungun Paparkan Penangkapan 12 Tersangka Sindikat Kasus Narkoba

Loading...

Sebanyak 14 tersangka jaringan pengedar narkotika itu, berhasil ditangkap Satres Narkoba Polres Simalungun dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) dalam kurun waktu yang berbeda di wilayah Simalungun dan Pematang Siantar.

Tersangka masing-masing berinisial JSS, HRT, PS, SMB, NS alias KOCIK, AK alias Membot, EWL alias Alpin, DMS alias Dony, DEL alias Dedi, MDS alias Dony Buaya, DA alias Doger, BPP Alias Per), HRNS dan NN, masing-masing beralamat di wilayah Kota Siantar dan wilayah Simalungun.

Satres Narkoba Polres Simalungun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti narkotika, sebanyak 622 butir Pil Ekstasi, Sabu seberat 26,48 gram, kendaraan bermotor roda dua dan roda empat, sejumlah handphone dan kertas bukti transaksi uang serta uang tunai sebanyak Rp. 10.774.000.

Sejumlah Barang Bukti Yang Diamankan Polres Simalungun Dari 14 Pelaku Pengedar Narkoba

Kapolres Simalungun AKBP Liberty Panjaitan dalam konferensi pers menjelaskan, bahwa transaksi jaringan peredaran Narkotika ini mencapai miliaran rupiah hanya dalam jangka waktu sebulan dimana barang haram tersebut diedarkan di wilayah Simalungun dan kota Pematang Siantar.

Pengungkapan jaringan ini dilakukan selama empat hari berturut-turut dari waktu dan tempat yang berbeda-beda dan selanjutnya pihak Polres Simalungun akan melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap laki-laki yang masih menjadi DPO. Namun, namanya sudah dikantongi oleh Satres Narkoba Polres Simalungun guna mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih besar khususnya di wilayah Kabupaten Simalungun.

Baca Juga : Polres Simalungun Silaturahmi ke Batalyon Infantri 122 Tombak Sakti

Saat ini, ke 14 tersangka telah dilakukan penahanan dan diancam melanggar Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) lebih subsidair Pasal 132 ayat (1), (2) UU RI nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :