Polemik Penampungan Cabai di Cold Storage, Ini Penjelasan Lampos Purba

40

Humbahas, Lensawarga.com – Kepala Bagian (Kabag) Protokoler Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas), Lampos Purba angkat bicara soal polemik sumber pendanaan penampungan cabai di cold storage Lintongnihuta, Kabupaten Humbahas.

Kabag Protokoler Pemkab Humbang Hasundutan Lampos Purba

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp, Rabu (23/1/2019), Lampos mengatakan, bahwa memang ada komentar yang menanyakan sekaitan sumber dana atas hal tersebut, setelah dirinya mem-posting pengumuman penampungan cabai di akun Facebooknya.

Baca Juga : Atasi Harga Pupuk yang Tinggi, Bupati Humbahas Ajak Petani Mendaftarkan Lahan Pertanian ke Kelompok Tani

“Ada yang komen, ditanya soal sumber pendanaan penampungan cabai seharga 13.000/kg, mungkin bisa saya jelaskan juga kepada anda selaku wartawan,” ujar Pria yang royal senyum itu.

Lampos membeberkan sumbernya adalah atas kerjasama Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor dengan Koperasi Produsen Humbang Tani Hebat yang telah memiliki payung hukum dan legal untuk menampung cabai tersebut mengingat Humbahas sampai saat ini belum memiliki Perusahaan Daerah (Perusda).

Loading...

“Itu terwujud karena kerjasama Pak Bupati dengan Koperasi Produsen Humbang Tani Hebat, karena kan belum ada Perusda, jadi ya dijalin lah kerjasama dengan koperasi itu,” bebernya.

Lebih lanjut, Lampos mengatakan jika hal ini akibat keprihatinan dan kepedulian Dosmar Banjarnahor sebagai Bupati Humbahas atas harga jual komoditas cabai yang rendah di Humbahas, maka Dosmar bersedia membantu permodalan dengam dana pribadinya ditambah modal koperasi yang sudah ada itu untuk membeli cabai dari petani.

“Jadi soal pendanaannya, itu karena keprihatinan dan kepedulian Pak Bupati kepada petani di Humbahas, jadi dalam kerjasama itu Pak Bupati siap membantu modal kepada Koperasi itu dengan dana pribadinya, ditambah modal koperasi yang sudah ada,” kata Lampos.

“Kalau untuk membantu masyarakat terkhusus petani, kita harusnya bersama bergandeng tangan, untuk saat ini hal itu dilakukan, nanti kalau harganya sudah stabil dan petani sudah tidak merugi lagi, baru koperasi itu akan berjalan secara mandiri,” tambahnya.

Ditanya soal pendistribusian cabai yang sudah ditampung di cold storage, Lampos mengatakan akan dijual ke pasar Kabupaten tetangga seperti Tanjung Balai, Padang Lawas, Medan, Sibolga dan lain sebagainya.

Baca Juga : Harga Cabai Anjlok, Pemkab Humbahas Siap Tampung dengan Harga Rp 13.000 Langsung dari Petani

“Setelah ditampung, ya pastinya akan dijual ke pasar, banyak yang mau dituju, bisa Tanjung Balai, Medan, Sibolga, Padang Lawas, dan masih banyak lagi,” tutup Lampos.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :