Peringati Hari Anti Korupsi dan Hari HAM Sedunia, Gertakin dan Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia Gelar Aksi Damai - Lensa Warga
News

Peringati Hari Anti Korupsi dan Hari HAM Sedunia, Gertakin dan Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia Gelar Aksi Damai

Medan, Lensawarga.com – Dalam rangka memperingati Hari Anti Korupsi dan Hari HAM Sedunia, Gerakan Untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gertakin) dan Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia (SMHI) menggelar aksi damai di seputaran Lapangan Merdeka Medan, Jalan Balai Kota, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Senin (10/12/2018) sekitar Pukul 10.00 WIB.

Peringati Hari HAM Sedunia, Gertakin dan Solidaritas Mahasiswa Hukum Indonesia Gelar Aksi Damai

Dalam orasinya, massa meminta kepada pemerintah khususnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Menteri Pendidikan beserta pihak terkait untuk dapat menerapkan kurikulum Anti Korupsi di sekolah-sekolah hingga ke Perguruan Tinggi.

Baca Juga : Kaderisasi Calon Anggota Baru, Riky: Optimis Kader SMH Indonesia Siap Tampil Jadi Pilar Supremasi Hukum di Indonesia

Dimana hal tersebut bertujuan agar lebih transparan dan akuntabel didalam mengelola kebijakan dan keuangan negara lebih serius dalam melakukan pencegahan dan penindakan tindak pidana korupsi dan menerapkan pendidikan gratis dan berkualitas.

“Kami meminta agar pemerintah dapat menerapkan kurikulum anti korupsi mulai dari jenjang Sekolah Dasar (SD) sampai Perguruan Tinggi, dan semoga pemerintah dapat segera merealisasikannya,” ujar Koordinator Aksi Khairul Imam Tanjung.

Selain itu, Massa juga turut menyampaikan permintaan kepada pemerintah untuk dapat memperhatikan para Tunarungu yang saat ini tidak mendapatkan Hak yang sama dengan manusia normal pada umumnya.

Sekretaris Jenderal SMHI Abdul Manan mengatakan, menyikapi Hari HAM agar hak-hak para Tunarungu dapat terpenuhi. Ia menjelaskan saat ini para Tunarungu sangat kesulitan dalam proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Kita meminta, apa tanggung jawab pemerintah, untuk memfasilitasi hak mereka (Para Tunarungu). Ketika mereka membuat SIM, mereka diabaikan, karena sulit berkomunikasi, karena mereka tidak bisa mendengar sehingga pihak Kepolisian beranggapan mereka dapat membahayakan. Padahal mereka masih bisa melihat,” ujar Pria yang akrab disapa Manan itu.

Usai berorasi di seputaran Lapangan Merdeka, massa kemudian melanjutkan aksinya dengan berjalan kaki menuju Kantor Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemenkumham) Wilayah Sumatera Utara di Jalan Putri Hijau No.4, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.

Massa pun kembali menggelar aksi di depan Kantor Kemenkumham dan menyampaikan kepada perwakilan Kemenkumham agar di peringatan hari HAM ini para tunarungu yang bergabung dalam wadah Gertakin yang berjumlah ribuan orang Se-Sumatera Utara agar dapat memiliki SIM, karena selama ini dari kalangan tunarungu tidak diizinkan mengendarai dengan alasan tidak bisa mendengar.

Keinginan para tunarungu yang berantusias ingin memiliki SIM akhirnya ditanggapi oleh Kepala Bidang Hukum Menkumham Sumut, Kurnia mengatakan, bahwa pihaknya akan melanjutkan keinginan para kaum tunarungu tersebut.

“Tentu aspirasi ini menjadi bagian penting bagi kami, dan ketepatan ini memperingati Hari HAM Sedunia. Kita juga sedang mencanangkan pelayanan publik berbasis HAM. Di unit pelayanan kita, kita juga menyediakan fasilitas-fasilitas khususnya kepada teman-teman penyandang disabilitas untuk kemudahan,” ujar Kurnia.

Baca Juga : Tak Sesuai Prosedur, Afrizon: Kami Akan Adukan BPN Sumut ke KPK

Setelah selesai bertemu dan mendengarkan keterangan dari Kabid Hukum Menkumham, selanjutnya Massa pun membubarkan aksi damainya dalam keadaan tertib dan aman.

Berikut Video Aksi Damai Hari Anti Korupsi dan Hari HAM Sedunia :

Bagikan :

Tentang Penulis

Frengki Hutahaean

Tinggalkan Komentar