Pemilihan Maujana di Bandar Huluan Tidak Transparan

95

Simalungun, Lensawarga.com – Pemilhan Maujana di Kecamatan Bandar Huluan mendapat sorotan tajam dari beberapa kalangan, pasalnya Maujana yang dipilih para Pangulu Bandar Huluan tak melibatkan tokoh masyarakat setempat.

Kantor Camat Bandar Huluan

Disinyalir, Maujana terpilih harus menguarkan dana pelantikan Rp 400.000. Hal itu disampaikan oleh Maujana terpilih dari salah satu Nagori yang tak ingin disebutkan namanya.

Baca Juga : Komunitas Relawan North Sumatera (KRNS) Kabupaten Simalungun Bagikan Sembako untuk Warga Miskin

Bahkan ada bukti surat pernyataan juga yang sudah diterima oleh Maujana terpilih tersebut, Rabu (27/11/2019).

Menanggapi informasi yang beredar tersebut, Camat Bandar Huluan, Masrah saat dikonfirmasi berdalih, bahwa dirinya tak pernah meminta dana/kutipan dengan nilai tersebut.

Loading...

“Itu tidak benar,” ucap Masrah.

Atas adanya dugaan pungli yang dilakukan oleh Camat Bandar Huluan tersebut, salah satu tokoh pemuda Rizki QA Tarigan sangat menyayangkan tindakan Camat dan Pangulu yang tidak transparan saat pemilihan Maujana.

“Pemilihan Maujana di Kecamatan Bandar Huluan terkesan tertutup, parahnya setelah terpilih Maujanah di setiap Nagori, kok ada kutipan,” kata Rizki.

Rizki bahkan berencana akan melaporkan Camat Bandar Huluan yang dinilai kurang kooperatif itu kepada penegak hukum atas dasar kutipan-kutipan yang tak sesuai dan tak jelas peruntukannya.

Laporan dugaan pungli, kata Rizki sesuai amanat undang-undang No 20 Tahun 2001 yang merujuk pasal 432 KUHP tentang tindak pidana korupsi dan Perpres 87 Tahun 2016 tentang pungutan liar.

Baca Juga : Arist Merdeka Sirait Desak Kapolres Simalungun Tangkap Humas PT TPL Terkait Kasus Kekerasan Terhadap Anak

“Kami menilai Camat Bandar Huluan sudah melangar pasal yang dimaksud, untuk tindakan lanjut kami serahkan kepada aparat kepolisian, dalam hal ini Kapolres Simalungun untuk menyidik dugaan pungli tersebut,” ucapnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :