Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan Sepanjang 450 Meter, Camat Hatonduhan: Jangan Ada yang Bermain

31

Simalungun, Lensawarga.com – Peletakan batu pertama di Dusun I Sorba, Nagori Tonduhan, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun disaksikan Camat Hatonduhan Babinsa, Bhabinkamtibnas, Pangulu Tonduhan, Pendamping teknis dan TPK, Kamis (11/7/2019).

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Jalan di Dusun I Sorba Hatonduhan

Jalan sepanjang 450 meter menuju Dusun 1 Sorba, sudah lama mengalami kerusakan, apalagi saat hujan turun kubangan terisi air hingga becek dan berlumpur.

Baca Juga : Bijak Manfaatkan Media Sosial, Warga Hatonduhan dapat Donatur untuk Bangun Jembatan Gantung

Pangulu Tonduhan Birman Sinaga sudah melakukan evaluasi melalui Musrenbang Desa, untuk melakukan pengerasan menggunakan batu padas, dengan mengalokasikan Dana Desa tahap pertama.

“Bahwa ini penting kami lakukan dan dikerjakan secepatnya, Jalan Desa adalah akses penting untuk masyarakat sebagai sarana transportasi, mengeluarkan hasil bumi,  membawa barang dagangan, terutama angkutan umum untuk antar jemput anak sekolah, berbelanja ke pasar dan lain sebagainya,” tutur Birman.

Loading...

Birman menambahkan, untuk tahap awal akan dilakukan pengerasan jalan terlebih dahulu.

“Ini masih tanah, masih banyak lubang, ini akan kita ratakan dengan batu, kedepan akan kita lakukan rabat beton, agar jauh lebih baik dan masyarakat semakin nyaman melintasi jalan desa ini,” imbuhnya.

Sementara itu, Pendamping Teknis T. Situngkir dan PLD L. Sidabutar juga memberikan arahan kepada TPK Dohar Tambunan, menurutnya bahwa proses peletakan batu dan ukuran harus sesuai dengan di bestek yang sudah disiapkan.

“Teknis di lapangan harus sesuai dengan RAB, ini sudah di hitung, jadi jangan ada yang dikurangi atau ditambahkan, semuanya sudah berdasarkan ukuran baik panjang dan lebar,” tuturnya.

Camat Hatonduhan Maryaman Samosir yang diwakilkan Kasi BPMN J. Sirait juga menghimbau kepada TPK dan Pangulu Birman Sinaga untuk dapat melaksanakan proyek ini sebagaimana mestinya.

“Jangan ada yang bermain, dana desa harus dipergunakan untuk kemakmuran desa, ini jalan kita, buatlah yang terbaik,” kata J Sirait.

Bhabinkamtibnas Aiptu RM. Sianturi bersama Babinsa Serda P. Sinaga mengatakan, bahwa pihaknya juga akan memonitoring proses pelaksanaan hingga selesai.

Pelaksanaan proyek dana desa, harus melibatkan semua pihak, dari Muspika Kecamatan, Kepolisian, TNI, LPM Nagori ikut mengawasi agar hasilnya bisa optimal dan sesuai yang diharapkan masyarakat.

Baca Juga : Hama WBC Bikin Petani di Simalungun Resah, PPL Dinas Pertanian Turun Tangan

Kehadiran media sebagai kontrol sosial tentu akan mempersempit ruang gerak Instansi terkait untuk melakukan penyelewengan dana desa.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :