Operasi SAR Lion Air PK-LQP Diperpanjang 3 Hari, Fokus Evakuasi dan CVR

17

Jakarta, Lensawarga.com – Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi, memutuskan bahwa operasi evakuasi Lion Air PK-LQP akan diperpanjang selama tiga hari. Masa perpanjangan operasi SAR berlaku mulai besok, Senin (05/11/2018).

Kepala Basarnas Marsekal Madya Muhammad Syaugi (tengah)

“Hari ini operasi hari ketujuh setelah evaluasi, kami rapatkan dengan staf, kami putuskan operasi evakuasi diperpanjang tiga hari sejak besok,” kata Syaugi di Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Minggu (04/11/2018).

Baca Juga : BPPT Sarankan untuk Memperluas Area Pencarian CVR Lion Air PK-LPQ

Syaugi berharap dengan ditambahnya masa operasi pencarian, kegiatan SAR dapat membuahkan hasil yang maksimal. Dirinya juga menuturkan selama tiga hari ke depan, pencarian akan difokuskan ke kotak hitam jenis cockpit voice recorder (CVR) dan evakuasi korban.

“Kita tambah tiga hari lagi. Dengan tiga hari ini, dengan sinergisitas semua pihak, segera bisa selesaikan operasi ini. Besok dan tiga hari ke depan kita maksimalkan pada pencarian CVR dan korban,” jelas Syaugi.

Loading...

Kepala Basarnas itu mengatakan, hari ini ping dari CVR menghilang setelah sebelumnya terdengar. Dia menerangkan Tim SAR masih terus memantau dengan ping detector dan menyelam di koordinat bunyi ping berasal.

Baca Juga : Black Box FDR Lion Air JT 610 Ditemukan, Apa Isinya?

“Untuk ping (yang dipancarkan CVR) hari ini kita belum mendengar dari ping detector. Tapi kita masih terus memakai alat tersebut untuk berusaha mencari termasuk menyelami koordinat asal bunyi ping,” ujar Syaugi.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :