Mentan Menyambut Baik Tepung Mocaf Hasil Kreasi Poktan Mulia Tani Nagori Sahkuda Bayu

578

Simalungun, Lensawarga.com – Mocaf (Modified Cassava Flour) salah satu komoditi bahan baku non kimia untuk makanan kuliner, kue kering dan juga basah. Kehadiran tepung Mocaf di Simalungun hasil dari Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Rumah Zakat saat ini mulai dikenal dan semakin diminati konsumen.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo Memegang Tepung Mocaf

Hal ini dijelaskan Suherman, salah satu kreator pengagas berdirinya UMKM di Nagori Sahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Kabupaten Simalungun, Minggu (23/2/2020).

Baca Juga : Diduga Kebal Hukum, Galian C di Kecamatan Tanah Jawa Kangkangi Keputusan BPPT Simalungun

Suherman yang juga merupakan Ketua Asosiasi Mocaf Indonesia bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut (Kadis Perindagsu) Zonny Waldy yang memperkenalkan tepung Mocaf hasil dari UMKM Rumah Zakat di Acara Pelepasan Ekspor Komoditas Pertanian di Medan beberapa waktu lalu yang dihadiri oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Menurut Suherman, tepung Mocaf yang diproduksi sudah teruji kandungan nutrisinya dan sudah banyak beredar di pasaran lokal maupun domestik.

Loading...

“Melalui tangan dingin Kadis Perindagsu, Bapak Zonny Waldi, tepung Mocaf yang kami hasilkan semakin diminati konsumen di luar daerah,” ujarnya.

“Alhamdulillah, akhirnya Menteri Pertanian, Bapak Syahrul Yasin Limpo yang datang ke Medan untuk melihat tepung Mocaf siap untuk membantu kebutuhan Kelompok Tani (Poktan) Mulia Tani Sahkuda Bayu untuk direkomendasikan ke Disperindag Sumut,” kata Suherman.

Dia juga menambahkan, hal tersebut tak lepas dari campur tangan Zonny Waldi Kadis Perindagsu yang peduli UMKM dan mengantarkan grade UMKM naik kelas untuk pasar ekspor.

“Sebagaimana Kadis Perindag Sumut bertekad memajukan UMKM Sumut dengan motto ‘Local Go Global ‘ untuk membantu memaksimalkan pasar domestik dan juga ekspor, sukses UMKM Sumut bersama Rumah Zakat,” ucap Suherman.

Terpisah, Kadis Perindag Sumut Zonny Waldi saat dihubungi melalui telepon seluler, kepada Lensawarga.com Zonny mengatakan, bahwa UMKM merupakan motor penggerak usaha kecil di daerah, untuk meningkatkan kesejahteraan dan menjadi nilai tambah untuk masyarakat yang menggeluti dunia usaha.

Baca Juga : Imbas Putusnya Jalan Lintas Tanah Jawa-Siantar, Kondisi Jalan Alternatif Totap Majawa Makin Buruk

“Kita akan bantu mereka untuk promosi dan pemasaran agar masyarakat luas mengetahui lebih jauh, dengan harapan UMKM di daerah semakin maju dan mandiri,” kata Zonny.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :