Medsos Akan Dibatasi Pemerintah? Begini Kata Menkominfo Johnny G Plate

164

Jakarta, Lensawarga.com – Pemerintah memastikan bahwa pembatasan terhadap akses layanan media sosial (medsos) dan internet akan tetap terjadi ke depannya. Hal tersebut disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate, menurutnya hal tersebut dilakukan jika terjadi kekacauan di masyarakat.

Menkominfo Johnny G Plate

“Kalau nggak mau (dilakukan) pembatasan, jangan buat kekacauan, jangan buat melanggar hukum, itu pilihan pertama dan terutama,” kata Johnny di gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (28/10/2019).

Baca Juga : Agus Mulyawan: Pelantikan Presiden Sudah Konstitusional, Lebih Baik Fokus ke Permasalahan Kedepan

Johnny mengatakan, apabila ada peristiwa yang dinilai membahayakan, maka pemerintah akan bertindak dengan melakukan pembatasan layanan medsos ataupun internet. Langkah ini pernah dilakukan pemerintah saat pengumuman hasil Pilpres 2019 dan konflik di Papua.

“Maka pilihannya pertama menyelamatkan masyarakat. Menyelamatkan masyarakat dengan cara apa? Dengan cara mengambil sedikit haknya masyarakat melalui pembatasan yang sifatnya sementara, bukan pembatasan permanen,” kata Sekjen Partai NasDem ini.

Loading...

Johnny menjelaskan di saat dilakukan pembatasan akses ke dunia maya tersebut, pemerintah juga tetap menghormati kebebasan berpendapat dari masyarakat. Disampaikannya, kebebasan berekspresi ini dilindungi konstitusi.

Baca Juga : Danmenarmed 1/PY/2 Kostrad Menghadiri Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-91

“Tetapi konstitusi juga memastikan bahwa kebebasan ekspresi berpendapat. Kita tetap menghormati hak warga negara lainnya, dengan tetap menjaga keutuhan negara atau situasi kamtib masyarakat setempat pada saat terjadi satu keadaan force majeur, di luar perkiraan, kekacauan, maka ada pembatasan. Ini tujuan membatasi mengambil bagian secara negatif,” tandasnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :