Masuk Kedalam Rumah, Indra Bonyok Dimassa

Deli Serdang, Lensawarga.com – Pratama Indra (22) yang mengaku warga Pajak Deli Tua bonyok dihajar massa, setelah ketahuan masuk ke dalam rumah milik seorang warga bernama Banteng (63) di Jalan Patumbak-Deli Tua, Dusun lll, Gang Bilal, Desa Patumbak 1, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Senin (27/08/2018) sekitar pukul 14.00 WIB.

Pelaku Pratama Indra Saat Ditangkap Warga

Informasi diperoleh Lensawarga.com di tempat kejadian perkara (TKP) menyebutkan, berawal ketika salah seorang warga yang bernama Amat Yamin (43) sedang berada di sekitar rumah tersebut, tiba-tiba dia mendengar ada suara orang sedang mandi didalam rumah. Curiga dengan suara tersebut, dia pun memanggil warga lain.

Sebab, warga sekitar tau persis, bahwa rumah itu dalam keadaan kosong. Sedangkan pemilik rumah sedang berada di Kabupaten Tangerang, Jawa Barat. Selanjutnya warga mengepung rumah tersebut, dan ternyata pintu rumah sudah terbuka lebar, serta terlihat dua pria yang diduga maling, keluar dari dalam rumah, dan langsung melarikan diri.

Melihat pelaku melarikan diri, warga pun mengejarnya beramai-ramai. Sampai akhirnya salah seorang pelaku berhasil ditangkap, sementara yang seorang lagi berhasil melarikan diri.

Setelah di interogasi, pelaku yang bernama Pratama Indra mengaku, bahwa dirinya masuk ke dalam rumah milik  Banteng tidak sendirian, melainkan bersama Andi, warga Jalan Sibiru-biru-Deli Tua, Gang Citarum, Pasar Vlll, Kecamatan Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang.

Loading...

Sementara warga yang sudah tersulut emosinya, tak henti-hentinya menghajar Pratama Indra sampai bonyok-bonyok. Sedangkan pelaku hanya bisa minta ampun, namun warga terus saja memukuli dan menunjanginya.

Jumianto alias Iyak (50) yang juga tetangga Banteng mengaku, bahwa rumahnya pernah disatroni pelaku sekitar 1 bulan lalu. Waktu itu 1 unit mesin penghisap air miliknya, topi, dan barang-barang lainnya juga digondol pelaku. Hal itu terbukti dengan ditemukannya topi miliknya yang dipakai oleh Pratama Indra saat ditangkap warga.

Baca Juga : Terkait Pemilihan Rektor USI, Alumni : Jangan Ciptakan Isu Kontra Produktif

Sementara Ide (42), adik ipar Banteng mengaku, bahwa rumah abang iparnya yaitu, Banteng, sekitar 6 minggu lalu juga pernah kemalingan. Berbagai jenis barang elektronik dan perkakas rumah tangganya pada hilang dan kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp. 20 juta.

“Untuk kasus ini, kami mengalami kerugian sekitar Rp. 6 juta. Soalnya, selain 1 unit android yang hilang, juga sekitar 3 buah pintu kamar dijebol pelaku,” jelasnya.

Sementara Suryadi alias Adi Trek, yang juga Polmas Desa Patumbak 1, mengaku, bahwa Pratama Indra, memang tukang maling dengan cara masuk ke dalam rumah yang ditinggal penghuninya.

“Anak ini sudah dua kali masuk ke dalam sel. Karena sudah dua kali dia ditangkap warga dalam kasus yang sama,” kata Suryadi.

Baca Juga : KPK Periksa Putra Setya Novanto

Kapolsek Patumbak, Kompol Dedi Zunedi ketika di konfirmasi Media membenarkan, bahwa pihaknya telah mengamankan Pratama Indra dalam kasus dugaan pencurian di dalam rumah.

“Pelaku saat ini sedan di periksa,” jelasnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :