LOCKDOWN TERBATAS!!! 28 Maret – 10 April 2020 Humbahas Jaga Akses Keluar Masuk Perbatasan

446

Catatan Redaksi: Berita ini merupakan berita lanjutan yang telah terbit di Lensawarga.com dengan judul “Humbahas Lockdown Terbatas, Warga Sambut Gembira.”

Gambar Ilustrasi Keadaan Lockdown Suatu Wilayah

Humbahas – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Humbang Hasundutan (Humbahas) melalui rapat yang dilakukan oleh Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Foerkopimda) Kabupaten Humbahas, menerapkan kebijakan lockdown terbatas terhadap daerah tersebut yang akan membatasi akses keluar masuk wilayah Kabupaten Humbahas selama tanggal yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Humbahas Lockdown Terbatas, Warga Sambut Gembira

Adapun pemberlakuan lockdown terbatas tersebut akan dilakukan terhitung mulai tanggal 28 Maret 2020 hingga 10 April 2020 atau selama 14 hari kedepan dengan menjaga akses keluar-masuk orang pada pos-pos perbatasan yang setiap posko terdiri dari TNI, POLRI, Dinas Perhubungan, BPBD, Satpol PP dan Petugas Kesehatan Kabupaten Humbahas.

Hal ini diketahui melalui rilis yang dimuat akun facebook resmi milik Pemkab Humbahas pada tanggal 28 Maret 2020 setelah akun pribadi Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengumumkannya terlebih dahulu.

Loading...

“LOCK DOWN TERBATAS, Pada tanggal 27 Maret 2020, Bertempat di Posko Gugus Tugas Covid-19. Dilaksanakan Rapat Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA). Dalam hal ini KAPOLRES, DANDIM, Sekretaris Daerah, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Pimpinan OPD yang dipimpin oleh Bupati Humbang Hasundutan Dosmar Banjarnahor, SE.” tulis akun Pemkab Humbahas.

Dalam postingan tersebut, dikatakan bahwa akibat semakin masifnya penularan wabah Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia, serta kekhawatiran masyarakat dan pihak Pemkab akan kemungkinan wabah tersebut menjangkiti kabupaten itu, maka dalam rapat Forkopimda yang juga diikuti oleh tokoh adat dan agama menyepakati beberapa keputusan.

“1. Untuk memberlakukan LOCK DOWN TERBATAS
sebagai upaya dari Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan melindungi rakyatnya untuk memutus rantai penyebaran Virus Covid-19 di Kabupaten Humbang Hasundutan. Maka dimohon kepada seluruh warga masyarakat Humbang Hasundutan dan perantau, mahasiswa yang sedang berada di luar Kabupaten Humbang Hasundutan untuk tidak pulang kampung menunggu kondisi membaik,”

“2. Masyarakat dihimbau tidak keluar dari Humbahas apabila kembali lagi dalam waktu 14 hari (masa LOCK DOWN TERBATAS) karena berpotensi membawa Covid-19 dari tempat kunjungannya,”

“3. Dihimbau bagi masyarakat agar tidak membawa jenazah untuk dikebumikan termasuk rombongan-rombogan pesta dan kegiatan massal ke Kabupaten Humbang Hasundutan untuk menghindari kerumunan,”

“4. Menetapkan 4 posko perbatasan yaitu:

    • Desa Bahal Imbalo Kecamatan Paranginan;
    • Sijuguk Desa Nagasaribu Kecamatan Lintong Nihuta;
    • Desa Hutajulu Kecamatan Pollung;
    • Desa Tukka Kecamatan Pakkat.”

Demikian isi keputusan yang telah diambil dalam rapat tersebut yang diselenggarakan di posko gugugs tugas penanggulangan Covid-19 pada 27 Maret 2020 lalu. Namun dalam postingan tersebut lockdown yang dilakukan bersifat terbatas dan tidak berlaku untuk angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan dan tugas resmi dari pemerintah.

“Himbauan ini tidak berlaku untuk angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan dan tugas resmi dari pemerintah. Himbauan ini berlaku mulai tanggal 28 Maret 2020 sampai 10 April 2020,” tulis akun Pemkab Humbahas.

Baca Juga: Wabah Covid-19, Majelis Taklim Halimah (MTH) Indonesia Berikan Bantuan Sembako Kepada Warga Medan

Melalui keputusan tersebut, diharapkan kedepan dapat memutus rantai penularan wabah Covid-19 di tengah masyarakat terlebih di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan yang sampai berita ini diterbitkan belum ada pasien yang positif wabah mematikan ini.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :