Kunjungan Panwascam Dapil V ke Polsek Tanah Jawa Menyongsong Pilkada Kabupaten Simalungun

551

Simalungun, Lensawarga.com – Daerah Pemilihan (Dapil) V Kabupaten Simalungun terdiri dari 4 Kecamatan diantaranya, Kecamatan Hatonduhan, Tanah Jawa, Jawa Maraja Bahjambi dan Huta Bayuraja.

Kunjungan Panwascam Dapil V ke Polsek Tanah Jawa

Penetapan tersebut sesuai surat yang diterbitkan Bawaslu Kabupaten Simalungun beberapa waktu lalu, serta Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) juga sudah ditetapkan, ini artinya tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) sudah di mulai.

Baca Juga : Arist Merdeka Sirait Desak Kapolres Simalungun Tangkap Humas PT TPL Terkait Kasus Kekerasan Terhadap Anak

Para pengurus Panwascam Dapil V melakukan kunjungan dengan menyambangi Polsek Tanah Jawa dan juga Koramil 10/Balimbingan, Rabu (15/1/2020).

Kehadiran Panwascam Dapil V di Kantor Polsek Tanah Jawa disambut baik penuh keakraban oleh Kapolsek Tanah Jawa Kompol J Purba dan Danramil 10 Balimbingan Kapten P. Tambunan untuk bersilatuhrahmi, berkoordinasi dan saling bersinergi dalam rangka menyukseskan (Pilkada) Kabupaten Simalungun yang hanya tinggal menghitung bulan saja.

Loading...

Patar Pandiangan, salah satu anggota Panwascam Kecamatan Tanah Jawa kepada Lensawarga.com menjelaskan, bahwa kunjungan ke Kapolsek Tanah Jawa dan Danramil 10/Balimbingan untuk berkomunikasi dan juga menyerahkan soft copy SK Pengurusan Panwascam khususnya Dapil V.

“Tahapan ini harus kami lakukan untuk melaksanakan arahan dari Banwasluh, kita ingin Sinergitas kepolisian dan TNI kepada Pengawas pemilu harus sejalan, untuk menciptakan pemilu yang Jurdil (Jujur dan Adil),” tutur Patar.

“Pemilihan Kepala Daerah khususnya Bupati Simalungun, akan kita laksanakan di bulan September mendatang, untuk menghasilkan Pemimpin yang berkualitas, sesuai keinginan rakyat Simalungun,” ujar Patar.

Menurutnya, kerjasama antar pihak sangat dibutuhkan, sekaligus berkoordinasi guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya penyimpangan dan pelanggaran pemilu terutama saat kampaye nanti.

“Untuk itu, Panwas memiliki peranan penting untuk meminimalisir kecurangan dan pelanggaran pemilu, apalagi Bawaslu sudah menginstruksikan tentang larangan Money Politics (politik uang) bagi peserta Pilkada, yang saat ini sudah menjadi ‘budaya’ di tengah masyarakat, tentunya pesan dan saran Kapolsek dan Danramil akan kita jalankan sesuai aturan yang berlaku,” ucap Patar.

Kabupaten Simalungun tahun ini akan menjadi peserta Pilkada, artinya rakyat Simalungun akan menentukan Bupati sebagai induk kepemimpinan di daerah.

Baca Juga : Pemilihan Maujana di Bandar Huluan Tidak Transparan

“Panwascam harus punya legalitas dan keberanian saat mengawal pemilu, agar pemimpin yang terpilih benar-benar sesuai dengan harapan, bukan hanya mengandalkan finansial yang besar dengan membeli suara rakyat, kesuksesan Pilkada tak terlepas dari tugas dan fungsional Panwascam,” tutupnya.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :