Kesaksian Polisi Korban Luka saat Ledakan Bom di Polrestabes Medan

84

Medan, Lensawarga.com – Aipda Deni Hamdani, anggota kepolisian yang menjadi salah satu korban luka menceritakan detik-detik kejadian bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan. Pasca-ledakan terjadi, serpihan tubuh pelaku Rabial Muslim Nasution menempel di bajunya.

Peristiwa Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan

“Saat itu mau apel, saya nggak jauh dari pelaku. Saat meledak dagingnya nempel di baju saya,” kata Deni saat dikunjungi Pangdam I BB di RS Bhayangkara Medan, Jumat (15/11/2019).

Baca Juga : Bom Bunuh Diri di Polrestabes Medan, Pelaku Kenakan Atribut Ojek Online

Sementara itu korban lainnya, Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Abdul Mutolib menyebut pelaku diduga ingin langsung menyasar ke polisi.

“Dia itu mau menghantam yang berpakaian dinas, saat itu kan mau apel seksi. Di situ juga ada apel intel, mungkin dikiranya bukan polisi. Jaraknya dua meter saja dari saya,” kata Abdul Mutolib.

Loading...

“Dia disetop Provost, saat itu dia langsung mijit (tekan) tombol. Begitu meledak mayatnya terlempar ke atas. Mungkin saya terkena serpihan kaleng ini,” sambungnya.

Baca Juga : Ini Kata Gojek Terkait Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan yang Pakai Atribut Ojol

Aipda Deni dan Kompol Abdul Mutolib kini dalam perawatan medis di RS. Bhayangkara Medan. Kepala Rumkit Kombes dr. A Ginting mengatakan semua korban luka akan dirawat paling lama tujuh hari sejak kejadian.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :