Karena Dendam, Satu Orang Tewas Bersimbah Darah

346

Asahan, Lensawarga.com – Warga Kota Kisaran dihebohkan dengan aksi penganiayaan yang berujung maut, karena 1 orang meninggal dunia, pada Senin (03/05/2021) malam, sekira pukul 20.30 WIB di Jalan Setia Bakti, Kompleks Graha, Kelurahan Sei Renggas, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan.

Korban penganiyaan Bardansyah Damanik alias Tomi (42), dan Kasat Reskrim AKP Rahmadani SH di Rumah Sakit Umum Kisaran.

Akibat dari penganiayaan tersebut, Bardansyah Damanik alias Tomi (42), warga Jalan Cokroaminoto, Gang Open, Kelurahan Kisaran Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan ini tewas bersimbah darah.

“Jadi awalnya berdasarkan informasi dari masyarakat, bahwa ada perkelahian di Kompleks Graha, yang mengakibatkan 1 orang meninggal dunia, di Rumah Sakit Umum Daerah, Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran,” jelas Kapolres Asahan AKBP Nugroho Dwi Karyanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Rahmadani SH, dalam lapsit yang dibagikan Kasubbag Humas Iptu M. Pakpahan kepada wartawan melalui aplikasi WhatsApp.

Sementara dengan gerak cepat Unit Jatanras Polres Asahan melakukan olah TKP, dan sekira pukul 20.00 WIB berhasil mengamankan 2 orang pelaku tindak pidana penganiayaan di Jalan WR Supratman Kota Kisaran.

“Saat diintrogasi kepada petugas, tersangka Marnasib Siburian alias Siburian (42), mengaku warga Jalan Wahidin Lingkungan I Kelurahan Tegal Sari, sebagai pelaku utama, dan sedangkan Dedi Harli Sianturi alias Dedi (40), warga Jalan Akasia Blok III Lingkungan II Kelurahan Mekar Baru ini, ikut serta dalam perkelahian,” bebernya.

Foto kedua tersangka Marnasib Siburian alias Siburian (42), warga Jalan Wahidin Lingkungan I Kelurahan Tegal Sari, sebagai pelaku utama, dan Dedi Harli Sianturi alias Dedi (40), warga Jalan Akasia Blok III Lingkungan II Kelurahan Mekar Baru ini, ikut serta dalam perkelahian dan keduanya warga Kecamatan Kisaran Barat Kabupaten Asahan.
Loading...

Lebih lanjut AKP Rahmadani menjelaskan kronologis kejadiannya, bahwa motif dari penganiayaan tersebut, berawal dari pelaku dan korban saling mempunyai rasa sakit hati, dan dipengaruhi dendam yang sudah cukup lama.

“Jadi sekira pukul 20.00 WIB, pelaku Siburian dan korban Tomi bertemu di Simpang KFC Kota Kisaran, dan keduanya dalam pengaruh minuman alkohol serta saling memaki. Tidak berselang lama, tersangka Siburian dan Dedi mendatangi Korban Tomi di Simpang KFC namun tidak berjumpa,” jelas Kasat Reskrim AKP Rahmadani.

Sementara itu, pada pukul 20.30 WIB, Tomi dan kawan kawan balik mendatangi warung tuak milik Siburian di Kompleks Graha. Disitu terjadi pengerusakan warung tuak milik Siburian yang dilakukan oleh Tomi, dan terjadi lah perkelahian.

Dengan penuh amarah, Siburian memukul bagian lutut korban Tomi dengan menggunakan sebatang kayu, yang menyebabkan Tomi terjatuh tersungkur. Selanjutnya, korban Tomi bangkit dan mengeluarkan sebilah pisau yang diselipkan/diletakan di pinggangnya, dan diarahkan pada Siburian.

“Namun sayang, ditangkap Siburian dan pisau tersebut kemudian diarahkan balik ke arah paha sebelah kiri Tomi, yang mengakibatkan luka yang cukup dalam dan mengalami pendarahan yang luar biasa. Pada akhirnya Tomi pun meninggal dunia, dan jenazahnya lagi di otopsi ke Rumah Sakit Umum Daerah Djasemen Saragih Pematangsiantar. Kini kedua pelaku serta barang bukti di bawa ke Polres Asahan untuk dilakukan penyidikan,” pungkasnya. (RD-A)

Dukung Media Ini
loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :