JAM Sumut Sampaikan Dugaan Korupsi Pemkab Paluta ke Kejati Sumut

Medan, Lensawarga.com – Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (JAM Sumut) melakukan aksi unjuk rasa di depan kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) di Jalan AH Nasution, Medan, Selasa (04/09/2018).

Jaringan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara (JAM Sumut)

Dalam aksinya para aktivis mahasiswa ini membeberkan dugaan korupsi yang terjadi di Dinas Perhubungan Padang Lawas Utara terkait pengelolaan pemanfaatan anggaran APBD 2017 pada pengendalian dan pengamanan arus lalulintas dimana penyediaan Honor petugas dengan Pagu Anggaran Rp 1.185.250.000.00 yang mereka anggap sarat korupsi.

Baca Juga : Poldasu Angkut Jackpot dan 4 Pemainnya

Pada sosialisasi keselamatan Lalulintas untuk remaja ataupun pelajar sebanyak 500 orang dengan nilai pagu Rp 173.344.000.00 juga sosialisasi penataan parkir di tepi jalan umum dengan peserta 500 orang masyarakat dengan nilai pagu Rp 115.870.000.00 juga dituding sarat KKN.

Tidak hanya itu saja, massa aksi juga meminta Kejati Sumut agar mengusut dugaan pemotongan ADD di Padang lawas utara Tahun 2015 dimana pemotongan ADD tersebut bervariasi mulai dari Rp 10 juta, hingga Rp 30 juta/Desa yang terjadi pada 368 Desa di Paluta.

Loading...

“Bahkan pada pengelolaan pemanfaatan anggaran pada kegiatan program pengelolaan ruang terbuka hijau senilai Rp 937.500.000 yang mana dugaan kami dalam kegiatan tersebut tidak dilaksanakan atau fiktif,” teriak Koordinator aksi Irpan.

Baca Juga : Polda Sumut Tangkap 3 Pelaku Pemeras Toko Alfamart

Setelah hampir satu jam melakukan orasi, massa aksi langsung ditanggapi pihak Kejati Sumut melalui perwakilan Humas Yosgernold Tarigan SH MH, yang mengatakan akan menyampaikan aspirasi dan tuntutan massa aksi kepada pimpinan.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :