Jalan Lintas Tanah Jawa-Siantar Lumpuh Total

259

Simalungun, Lensawarga.com – Proses pembangunan jembatan penghubung jalan lintas Tanah Jawa-Siantar oleh Dinas PUPR Bina Marga Sumut masih terus berlangsung, Kamis (17/10/2019).

Kondisi Jembatan Penghubung Jalan Lintas Tanah Jawa-Siantar

Hujan deras yang mengguyur tanah jawa dan sekitarnya sejak pagi menyebabkan debit air dari perkebunan PTPN IV meluap hingga mengakibatkan runtuhnya pembangunan jembatan yang sedang berlangsung.

Baca Juga : GEO Roads To School, Danyonarmed 12/Divif 2 Kostrad: No Plastic For Better World

Jembatan darurat yang dipasang TNI beberapa waktu lalu juga ikut runtuh, ini menandakan debit air saat hujan turun di kawasan PTPN IV seluruhnya mengarah ke jembatan tersebut. Sepertinya belum ada upaya konkrit dari dari Dinas PUPR untuk mengurangi debit air dari hulu.

Nyatanya saat curah hujan tinggi, air dadakan dari hulu begitu besar. Saat ini PUPR Sumut sedang melakukan perbaikan jembatan yang memang sudah putus sejak awal 2019 lalu. Bahkan Gubernur Sumatera Utara Edy Ramayadi sudah datang meninjau dan melihat di hulu dari mana sumber asalnya air.

Loading...

Saat ini kondisinya jalan penghubung sudah putus total, masyarakat Tanah Jawa yang hendak ke Siantar harus memutar dari Nagori Totap Majawa atau Bahjambi.

Menurut keterangan warga sekitar, Nagori Totap Majawa ikut terdampak debit air yang besar mulai dari PTPN IV hingga ke beberapa dusun mengalami kebanjiran, bahkan air setinggi lutut masuk kerumah-rumah warga.

Camat Tanah Jawa Forlan Sidauruk membenarkan hal tersebut. Menurutnya debit air yang cukup tinggi tak dapat terelakkan saat hujan deras datang.

“Dusun blok 10 Nagori Totap Majawa mengalami kebanjiran dadakan akibat luapan air dari hulu, terutama saat curah hujan tinggi,” ujar Forlan.

Baca Juga : Jalur Tano Ponggol Akan Ditutup Sementara, Bupati Dosmar Harapkan Pengerjaan Proyek Tano Ponggol Selesai Secepatnya

Beberapa elemen masyarakat ikut prihatin dengan kondisi yang sering terjadi, terutama saat musim penghujan, warga berharap ada tindakan yang lebih cepat untuk mengatasi musibah banjir yang terus terjadi di wilayah Nagori Totap Majawa.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :