Inilah Desa Terpencil di Papua yang Baru Pertama Kali Merayakan HUT Kemerdekaan RI

57

Jayapura, Lensawarga.com – Salah satu desa terpencil di Papua untuk pertama kalinya dapat merasakan perayaan HUT Kemerdekaan sejak Indonesia Merdeka tahun 1945. Desa itu bernama Desa Yongsu Sparai, Distrik Navenirara, Kabupaten Jayapura.

Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih HUT RI Ke-74 Untuk Pertama Kali di Desa Yongsu Sparai

HUT RI ke-74 tentunya terasa spesial bagi Desa Yongsu Sparai, dikarenakan desa ini baru pertama kali merayakan HUT kemerdekaan. Masyarakat di Desa itu pun ini akhirnya bisa merasakan 17-an layaknya warga di daerah lainnya.

Baca Juga : Perayaan HUT RI Ke-74 Diwarnai Lomba antar Pelajar di Surabaya

Upacara pengibaran bendera Merah Putih dilaksanakan dengan inspektur upacara kepala Kampung, Welson Sorondanya tepat pada Sabtu, 17 Agustus 2019 pukul 08.00 WIT. Tampak hadir sejumlah tokoh desa, warga desa hingga anak-anak sebagai peserta upacara.

Dilansir detikcom, Welson Sorondanya dalam pidato upacaranya, mengatakan 17 Agustus merupakan hari bersejarah bangsa Indonesia dan hari ini sudah 74 tahun merdeka. Namun, dirinya sedih sekaligus bangga karena tahun ini di kampungnya baru pertama kali melakukan upacara.

Loading...

“Baru kali ini kita mengadakan upacara di kampung kita ini yang sudah lama merdeka,” ujar Welson saat memberikan pidato kemerdekaan, Sabtu (17/8/2019).

Welson berharap melalui momentum 17 Agustus ini pemerintah daerah bisa memperhatikan permasalahan di kampung Yongsu, sehingga ke depannya bisa maju seperti kampung lain. Dia juga bercerita, daerahnya baru dapat aliran listrik pada tahun ini.

“Saat ini jalan menuju kampung kita sangat memprihatinkan, di saat musim hujan jalan tidak bisa dilewati oleh kendaraan. Juga sarana pendidikan sangat kurangnya tenaga pengajar guru PNS cuma satu, sementara lainnya hanya honorer, sehingga kegiatan belajar mengajar tidak bisa maksimal,” ungkap Welson saat menyampaikan amanatnya.

Sejumlah perlombaan seperti lomba makan kerupuk, masukan paku dalam botol, balap karung, lomba bawa kelereng dengan menggunakan sendok akhirnya bisa dirasakan warga.

“Terimakasih kami sampaikan kepada adik adik dari Gemapi (Gerakan Mahasiswa Papua Indonesia) yang memprakarsai kegiatan 17-an ini bisa berjalan dengan aman dan lancar,” kata Welson.

Baca Juga : Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-74 Dirayakan Sederhana di Kecamatan Hatonduhan

Selain perlombaan ada kegiatan Pengobatan Massal, donor darah dan pembagian sembako serta pemberian sarana olahraga yaitu bola kaki, bola volly dan kostum. Dia juga berterima kasih kepada mahasiswa di Papua yang mendukung pelaksanaan upacara HUT RI ini.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :