Ibu Saudah Minta Bantuan ke Haji Uma untuk Biaya Perobatan Suaminya yang Lagi Koma di Malaysia

33

Aceh Timur, Lensawarga.com – Ibu Saudah (48) warga Desa Blang Balok, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, minta bantuan Anggota DPD RI asal Aceh, H Sudirman alias Haji Uma, untuk membantu suaminya M Ali Ubit (52) yang sedang koma di Rumah sakit di Malaysia.

Ibu Saudah (Kiri) dan Haji Uma (Kanan)

Saudah saat menemui Haji Uma di Hotel Royal Idi, Kamis, (21/2/2019), mengatakan bahwa suaminya M Ali Ubit sedang sakit di Malaysia dan kondisinya saat ini sedang koma dan belum sadar.

Baca Juga : Keuchik Pangou Diduga Pungut Biaya Pembuatan Sertifikat Tanah dari Warga

“Saya meminta bantuan Haji Uma untuk membantu suami saya yang sudah tiga hari di rumah sakit belum ada yang bertanggung jawab di Malaysia yang seharusnya dioperasi namun sementara masih mengambang lantaran tidak ada yang mau bertanggung jawab,” kata Saudah kepada Haji Uma dengan sedih.

Dimana Saudah mengatakan Bahwa mengetahui suaminya lagi sakit di Malaysia baru tadi malam pada saat bos tempat suaminya bekerja menelepon istrinya, bahwa suaminya lagi koma sudah tiga hari di Rumah Sakit Seri Manjung Perak, akibat jatuh pada saat lagi bekerja di tambak ikan .

Loading...

“Pada saat saya tanyakan kepada bos tempat suami saya bekerja bagaimana sudah penanganan terhadap suami saya, Bos mengatakan dia lagi tidak ada ditempat, saya bingung bagaimana cara untuk mencari bantuan untuk membantu suami saya lagi sekarat di Malaysia, maka dengan ini saya meminta kepada Haji Uma untuk membantu suami saya di Malaysia,” harap Saudah.

Haji Uma setelah mendengar langsung cerita Saudah, bahwa suaminya yang lagi koma di Hospital Seri Manjung, Perak, Malaysia. Langsung menelpon Timnya Abu Saba di Malaysia untuk membangun koordinasi dengan Bos tempat dia bekerja untuk menangani suaminya M Ali Ubit tersebut.

“Sekarang, kita lagi membangun koordinasi kesana untuk menangani M Ali, Suaminya Ibu Saudah, dan juga kita akan berkoordinasi dengan Bosnya, apabila tidak ada jalan keluar, baru kita ambil langkah hukum mengadvokasi korban tersebut,” kata Haji Uma.

Baca Juga : PPK Simpang Ulim Diduga Korupsi Dana Operasional PPS

“Hasil yang kami peroleh dari Malaysia, bahwa suaminya diduga keracunan makanan, dan kondisi saat ini belum sadar, jadi kita menunggu korban sadar dulu, nanti baru kita pikirkan bersama-sama masalah administrasi dan untuk kita pulangkan ke Aceh, seperti keinginan keluarga yang disampaikan kepada saya tadi,” tutup Haji Uma.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :