I Kadek Agus Mulyawan: Klaim Kemenangan Sepihak Sama Saja dengan Membangun Hoaks

175

Bali, Lensawarga.com – Sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu saja kita harus menghargai dan menghormati dasar hukum negara kita sendiri. Termasuk dalam penyelenggaraan Pemilu yang sudah dilaksanakan pada 17 April 2019 lalu.

I Kadek Agus Mulyawan

Pengacara Senior, I Kadek Agus Mulyawan, SH MH mengungkapkan, bahwa hal yang paling mudah dilakukan pada masa pemilu adalah dengan menaati hukum yang ada.

Baca Juga : Pesta Kemenangan, Pendukung Jokowi Tak Peduli Klaim Prabowo

Agus mengaku miris melihat adanya oknum caleg bahkan paslon capres-cawapres yang sudah mengklaim kemenangan, menurutnya hal tersebut jelas-jelas tidak menghormati proses hukum.

“Itu dapat dikatakan melanggar hukum, bahwa kita di Indonesia sudah memiliki hukum dan aturan mengenai Pemilu,” kata Agus kepada Lensawarga.com, Rabu (24/4/2019).

Loading...

Agus berpendapat bahwa mengklaim kemenangan yang belum tentu menang karena belum diumumkan secara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), hal tersebut sama saja dengan membangun Informasi hoaks.

“Hal tersebut dapat membohongi pikiran kita semua yang mengakibatkan rusaknya sebuah tatanan bangsa Indonesia kita,” ujar Agus.

Apalagi, menurut Agus dalam kontestasi pemilu ini banyak beragam pilihan di masyarakat sehingga dapat mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.

“Dalam kasus penyebaran hoaks dan fitnah, itu bisa dilaporkan dan tentunya bisa diproses secara hukum dengan segera. Maka dalam proses demokrasi saat ini, sebaiknya setiap orang harus hati-hati dalam menyebarkan sebuah informasi yang belum jelas kebenarannya,” ucap Pengacara Senior ini.

Agus yang dikenal sebagai Tokoh Anti Korupsi ini berharap, agar masyarakat Indonesia dan seluruh masyarakat yang ada di Bali khususnya, ikut serta untuk berperan aktif menghentikan semua informasi hoaks yang beredar.

Baca Juga : TKN Singgung Pidato Prabowo Saat Deklarasikan Anies-Sandi Menang di QC

“Biarkan KPU bekerja dulu, percayakan kepada KPU, walaupun nantinya ada perbedaan hasil yang tentunya ada kalah dan menang, sikapi perbedaan itu dalam bentuk kekuatan yang kita punya, perbedaan itu adalah hikmah yang harus kita selamatkan bersama-sama,” tegas Agus.

Dukung Media Ini
loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :