Gerindra Bantah Ancam Andi Arief

Jakarta, Lensawarga.com – Partai Gerindra mengklaim tak pernah mengancam Andi Arief terkait pernyataan mahar politik calon wakil presiden Sandiaga Uno. Seperti dilansir Medcom, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade mengatakan bahwa tidak ada ancaman sama sekali, Sabtu, (25/08/2018).

Wasekjen Partai Gerindra Andre Rosiade

Gerindra bahkan mempersilakan jika Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kembali memanggil Wakil Sekjen Partai Demokrat itu untuk mengklarifikasi ucapannya.

“Enggak ada ancaman sama sekali. Hal yang tidak ada, buat apa kita bahas,” kata ‎Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra, Andre Rosiade.

Bawaslu sebelumnya sudah tiga kali memanggil Andi Arief perihal pernyataan mahar dari Sandiaga untuk Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) agar dipilih sebagai pendamping Prabowo Subianto dalam Pilpres 2019. Namun, Andi Arief tak memenuhi ketiga panggilan tersebut lantaran ancaman yang membuat ia takut.

Baca Juga : Jokowi Berikan Motivasi Kepada Anak Muda Yang Ingin Memulai Bisnis

Loading...

Bawaslu berencana kembali memanggil Andi Arief pada Senin, (27/08/2018). Namun, menurut Andre, jika Andi kembali tak memenuhi panggilan, Bawaslu menurut dia bisa menyediakan fasilitas video call atau klarifikasi langsung dari kantor Bawaslu di Lampung.

“Kan sudah disampaikan. Andi Arief bisanya gunakan video call atau klarifikasi di Bawaslu Lampung, karena orang tua dia sedang sakit,” tutur Andre,

‎Ketua Bawaslu Abhan telah meminta politikus Partai Demokrat Andi Arief agar berani bertanggung jawab atas cuitannya terkait dugaan mahar politik Sandiaga Uno. Pasalnya, cuitannya itu sudah kadung tersebar ke publik dan menimbulkan spekulasi.

“Kami harapkan sebagai tangung jawab ketika menyampaikan,” kata Abhan.

Menurut Abhan, kasus dugaan Andi Arief tak bisa ditutup begitu saja. Meski partai-partai terkait seperi Demokrat dan Gerindra bersepakat tak melanjutkan kasus ini.

“Keterangan Andi Arief sangat kami butuhkan. Ada kepastian. Beliau yang publish ke publik sekarang kita minta penjelasan lebih detail,” jelasnya.

Baca Juga : Partai Demokrat Minta Polisi Jamin Keselamatan Andi Arief

Bawaslu mengimbau Andi Arief memenuhi panggilan Bawaslu yang keempat kalinya pada Senin, 27 Agustus mendatang. Meski begitu, panggilan Bawaslu tak bersifat memaksa.

“Yang jelas kami tidak punya upaya paksa kepada pihak yang kami undang,” ujarnya.

Andi juga sebelumnya mengaku takut menerima ancaman fisik yang bakal diterimanya jika ia nekat datang ke Jakarta memenuhi panggilan Bawaslu. Dari itu, ia urung hadir memenuhi panggilan Bawaslu hari ini.

“Sejak dulu saya paling takut menghadapi ancaman fisik ini. Karena itu lebih baik saya menghindar,” ucap dia.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :