Gelar Coffee Morning, Pelindo 1 Belawan Bantah Jual Pasir Laut - Lensa Warga
News

Gelar Coffee Morning, Pelindo 1 Belawan Bantah Jual Pasir Laut

Medan, Lensawarga.com – Pelindo 1 Cabang Belawan membantah keras ada menjual pasir laut sebagaimana sempat diberitakan di sejumlah media online. Hal tersebut disampaikan Khairul Ulya selaku Manajer Umum Pelindo 1 Belawan didampingi Humas Mufty Rahman alias Alung  dalam acara ‘Coffee Morning’ yang digelar Pelindo 1 Cabang Belawan, di RM. Permata, Kelurahan Belawan, Rabu (12/12/2018).

Pelindo 1 Belawan Bantah Jual Pasir Laut

“Saya tegaskan, hingga kini pihak Pelindo 1 Belawan tidak ada menjual pasir laut karena masalah pasir laut bukan urusan Pelindo 1,” jelas Khairul.

Baca Juga : Reklamasi Pelindo 1 Lakukan Verifikasi Kepada Ribuan Warga

Dalam kegiatan ‘Coffee Morning’ ini dihadiri sejumlah awak media guna menjalin silaturahmi. Khairul juga berpesan, hendaknya hubungan silaturahmi lewat acara ini dapat lebih meningkatkan keakraban.

“Kalau ada permasalahan atau temuan di lapangan tolong dikonfirmasikan lebih dulu agar dapat dijelaskan,” ucap Khairul.

Sebagaimana diketahui, akibat pasir reklamasi yang dibawa pakai mobil dump truk keluar, Jalan di Belawan International Container Terminal (BICT) banyak yang berlobang serta menimbulkan kemacetan jalan.

Parahnya lagi bukan hanya jalan di dalam pelabuhan BICT berlobang-lobang saja, tapi juga kami terkena imbas dari pasir reklamasi yang dibawa keluar itu.

Polusi Abu dan debu pasir reklamasi itu sangat tebal sehingga walaupun sudah pakai helm bawa sepeda motor masih tetap pasir reklamasi itu kena mata.

Keresahan juga dikatakan salah seorang pengemudi truk trailer yang setiap hari keluar dan masuk ke Pelabuhan International BICT Belawan.

Baca Juga : Pelindo 1 Cabang Belawan Sosialisasikan K3

Bahkan sesuai amatan di lapangan, setiap malam ratusan dump truck membawa muatan pasir dari reklamasi Belawan menuju ke Jalan Hamparan Perak, Dusun Pauh 1, Kecamatan Hamparan Perak.

Bagikan :

Tentang Penulis

Sudin Pasaribu

Tinggalkan Komentar