Geger, Warga Patumbak Temukan Mayat di Dalam Sumur

67

Deli Serdang, Lensawarga.com – Masyarakat yang bermukim di Dusun III Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak mendadak geger, dengan ditemukannya sesosok mayat laki-laki yang sudah membusuk di dalam sumur tua dibelakang rumah tak berpenghuni, Selasa (27/11/2018) sekitar Pukul 20.00 WIB.

Kondisi Mayat Saat Ditemukan di Lokasi

Mayat tersebut diduga korban pembunuhan. Dugaan tersebut terlihat karena saat ditemukan, posisi leher mayat pria yang usianya ditaksir berusia 30 tahun ini terjerat kawat, dan tubuhnya dibungkus selimut, diduga korban sudah tewas lebih dari tiga minggu.

Baca Juga : Inilah Fakta-Fakta Mengerikan Mayat dalam Drum di Bogor

Informasi yang dihimpun wartawan, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melintas di dekat lokasi ditemukannya mayat.

Warga awalnya curiga dengan bau bangkai yang sangat menyengat. Merasa penasaran, sejumlah warga sekitar memutuskan untuk melakukan pengecekan yang asal baunya datang dari di sebuah sumur tua yang tidak terpakai dibelakang rumah yang sudah reot dan tak berpenghuni.

Loading...

“Awalnya kami curiga pas melintas, tercium bau bangkai manusia. Setelah kami cek, ternyata ada mayat yang sudah membusuk, badannya sudah terkelupas,” ujar seorang warga bernama Suriono di lokasi kejadian.

Setelah warga mengetahui ada mayat manusia, dalam sekejap ratusan warga berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian yang jaraknya hanya sekitar 30 meter dari jalan raya.

Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan kepada pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Patumbak. Dalam tempo kurang dari 30 menit, personil Polsek Patumbak bersama Tim Inafis Polrestabes Medan tiba di lokasi kejadian untuk melakukan indentifikasi terhadap korban, setelah terlebih dahulu mengangkat mayat korban dari dalam sumur, di lokasi kejadian juga langsung dipasang Police Line.

Menurut keterangan narasumber lain yang juga warga sekitar bernama Sukma, (45) mengatakan, bersamaan dengan perihal penemuan mayat itu, mereka menduga korban adalah Aprian Winata Tarigan (29) warga sekitar disebut-sebut hilang sejak sebulan belakangan.

Bahkan ada juga pihak yang mengatakan kalau korban disebut-sebut merupakan bandar narkoba di wilayah Patumbak.

Untuk menelusuri lebih lanjut informasi itu, wartawan kemudian mewawancarai seorang ibu bernama Tina, warga Jalan Pertahanan Dusun 2 Desa Sigara-gara, Kecamatan Patumbak yang disebut-sebut orang tua korban Aprian Winata Tarigan usai memberikan keterangan kepada polisi di Mapolsek Patumbak.

Kepada wartawan saat diwawancarai, ibu yang memiliki 8 anak ini meyakini bahwa mayat yang ditemukan tersebut anaknya yang bernama Aprian Winata Tarigan.

Tina yakin lantaran tato yang ada di punggung korban sama dengan tato di punggung anaknya.

“Ia dia itu, nampak ada tato naga dibelakangnya (punggung kiri korban). Anak saya ada 8 orang. Dia itu (korban) anak paling besar, selama ini dia di Kalimantan, baru 2 bulan pulang dari sana,” sebut Tina yang terlihat meneteskan air mata.

Setelah memberikan keterangan, dalam hitungan detik, Tina yang dijemput keluarganya ini kemudian masuk kedalam mobil, dan meninggalkan Mapolsek Patumbak.

Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi saat dikonfirmasi di lokasi kejadian mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban. Sementara itu, lanjut Ginanjar, tim Identifikasi Polrestabes Medan sudah membawa mayat korban ke Rumah Sakit Bhayangkhara Medan untuk dilakukan otopsi.

Baca Juga : Mayat dalam Lemari, Pemandu Lagu di Mampang Diduga Dibunuh Pakai Palu

“Saat ini kita sedang menyelidiki identitas dan mencaritahu penyebab pasti kematian korban. Sentara korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Bayangkhara untuk dilakukan otopsi,” ucap Ginanjar.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :