Dokter Ani Hasibuan Dipanggil Polisi atas Dugaan Ujaran Kebencian

116

Jakarta, Lensawarga.com – Polda Metro Jaya memanggil Dokter Ani Hasibuan  dalam perkara dugaan penyebaran informasi yang menimbulkan rasa kebencian. Ani Hasibuan diminta hadir sebagai saksi.

dr. Ani Hasibuan

Hal tersebut dibenarkan Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono.

Baca Juga : Aiptu Jakaria: Polisi Dagelan Adalah Hoax (Tidak Benar)

“Ya, benar,” kata Argo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (16/5/2019).

Argo mengkonfirmasi bahwa surat pemanggilan untuk Robiah Khairani Hasibuan, atau dikenal dengan nama dr Ani Hasibuan. Surat panggilan itu bernomor S.Pgl/1158/V/RES.2.5./2019/Dit Reskrimsus.

Loading...

Berdasarkan surat pemanggilan tersebut, dr Ani Hasibuan diminta hadir di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, pada jumat, 17 Mei 2019, pukul 10.00 WIB.

Ani akan dimintai keterangan sebagai saksi. Perkaranya adalah dugaan tindak pidana dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan informasi yang ditujukan untuk menimbulkan rasa kebencian atau permusuhan individu dan/atau kelompok masyarakat tertentu berdasarkan atas suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA), dan atau menyiarkan berita atau pemberitahuan bohong dengan sengaja menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan dia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong, dan/atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berkelebihan atau yang tidak lengkap, sedangkan dia mengerti setidak-tidaknya patut dapat menduga bahwa kabar demikian akan atau mudah dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat sebagaimana konten yang terdapat di portal berita dengan headline tamsh-news.com tanggal 12 Mei 2019.

Baca Juga : Polisi Tangkap Wanita Perekam Video Ancam Jokowi

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 Ayat (2) Jo pasal 35 jo pasal 45 ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau pasal 14 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 55 ayat (1) Jo Pasal 56 KUHP yang terjadi pada tanggal 12 mei 2019 di Jakarta,” demikian bunyi Surat Panggilan yang diteken penyidik Polda Metro Jaya pada 15 Mei 2019.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :