Diduga Lakukan Perbuatan Asusila, Pria Ini Harus Berurusan Dengan Polisi

48

Medan, Lensawarga.com – AH (25) warga Patumbak terpaksa berurusan dengan polisi karena diduga telah melakukan hubungan layaknya suami istri dengan seorang wanita berinisial Bunga hingga hamil dan melahirkan. Akibat perbuatannya, AH berhasil ditangkap Keluarga Bunga dan diarak ke Mapolsek Patumbak, Selasa (02/10/2018) sekitar pukul 23.45 WIB.

AH Saat Menjalani Pemeriksaan di Mapolsek Patumbak

Di Mapolsek Patumbak, Keluarga Bunga mengatakan AH telah melakukannya semenjak Bunga baru tamat SMA, dan peristiwa itu terjadi tanpa diketahui oleh orang tua korban. Perbuatan itu dilakukan berulang kali hingga korban hamil dan kini sudah melahirkan. Namun, saat korban meminta pertanggungjawaban, pelaku tidak menggubrisnya.

Baca Juga : Ditresnarkoba Polda Sumut Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 97,52 Kg

“Korban ketika tahu hamil sudah minta pertagungjawaban pelaku tetapi pelaku acuh tak acuh, sekarang korban dan orang tua dan keluarga korban tidak lagi meminta pertagungjawaban pelaku, tetapi minta keadilan agar pelaku dihukum yang setimpal dengan perbuatannya,” kata Keluarga Korban yang tak mau menyebutkan namanya namun ia mengaku sepupu dengan korban.

“Bayangkanlah bang dari korban hamil sampai melahirkan, korban dan orang tuanya sabar dan berharap pelaku mau bertanggunggungjawab,” ujarnya yang juga mengaku ikut menangkap Haris.

Loading...

Akhirnya kata sepupu korban, kesabaran seluruh keluarga habis bahkan keluarga sudah tidak mau lagi berharap agar korban dinikahi pelaku.

“Makanya melalui korban, pelaku kami pancing untuk datang ke Jalan STM Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas. Sempat juga pelaku dipukuli, namun saya cegah, karena sedikit banyaknya saya juga tahu hukum, takutnya terjadi apa-apa kan bisa terbalik masalahnya,” ucap Pria berambut cepak yang mengaku bertugas di salah satu Batalyon TNI di kota Medan.

Baca Juga : Ratna Sarumpaet Akui Dirinya Pencipta Hoax Terbaik

Menurutnya, pihak keluarga sudah menyerahkan dan melapor kejadian itu ke Polsek Patumbak atas perbuatan pelaku yang mengakibatkan korban hamil dan sampai melahirkan seorang bayi, sayangnya pria berambut cepak ini tidak tahu jenis kelamin keponakannya itu.

“Sepupu saya baru saja melahirkan, dia (korban) dioperasi jadi saya belum tau jenis kelaminnya. Ya kasihan kali saya melihat sepupu saya itu, tapi apalah yang mau dibilang, mungkin sudah nasibnya lah itu, yang penting saya dengar sepupu saya dan anaknya itu sehat,” ungkapnya.

Dikatakannya, bisa jadi polisi menilai kasus yang menimpa sepupunya minim bukti. “Tapi kalau perlu bukti untuk mengetahui siapa ayah biologis bayi ini, kami keluarga siap untuk tes DNA,” pungkasnya.

Patauan di Mapolsek Patumbak, terlihat AH (pelaku) saat ditanyai personil Polsek Patumbak terus berkilah dan mengaku kalau perbuatannya berdasarkan suka sama suka. Namun, ketika ditanya Petugas masalah tanggungjawabnya, Pria yang informasinya berasal dari Pulau Nias ini langsung terdiam.

Baca Juga : Kapolrestabes Medan Beri Penghargaan Kepada Personel Yang Berprestasi

“Udah bawa kebelakang (Ruang Reskrim) aja dia (pelaku) ini, banyak kali pun ceritanya,” ucap Petugas Piket yang terlihat mulai geram dengan  pelaku (Abdul Haris) yang tak mau jujur saat ditanyai.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :