Diduga Kebal Hukum, Galian C di Kecamatan Tanah Jawa Kangkangi Keputusan BPPT Simalungun

464

Simalungun, Lensawarga.com – Galian C ilegal milik M. Siburian warga Nagori Tanjung Pasir Kecamatan Tanah Jawa Kabupaten Simalungun tampaknya kebal hukum, walaupun Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPPT) Simalungun telah mengeluarkan Surat Keputusan Penutupan Galian C namun hingga saat ini, aktivitas penambangan pasir tersebut tetap berjalan.

Foto Galian C Milik M. Siburian, Nagori Tanjung Pasir, Kecamatan Tanah Jawa

Padahal didalam surat yang dikeluarkan BPPT Simalungun no. 900/1252/BPPT-PM/2014 jelas tertulis perihal penutupan galian C yang dikelola M. Siburian warga Nagori Tanjung Pasir.

Baca Juga : Kunjungan Panwascam Dapil V ke Polsek Tanah Jawa Menyongsong Pilkada Kabupaten Simalungun

Seperti diketahui, setiap orang yang melakukan penambangan tanpa IUP/IPR/IUPK sebagaimana dimaksud dalam pasal 37, 40, ayat (3), pasal 48, pasal 67, ayat (1), pasal 74 ayat (1), atau ayat (5) di pidana, dengan pidana penjara 10 tahun, denda 10 miliar.

PS (60) dan DS (55) warga Nagori Tanjung Pasir kepada awak media menjelaskan sudah lama aktivitas galian C milik M. Siburian ini walaupun tidak ada izinnya (ilegal) tapi tetap berjalan hingga saat ini.

Loading...

“Buka tutup, buka tutup aja tuh bang. Kalau ada petugas yang datang tutuplah sebentar, tak lama berselang buka lagi,” jelas salah satu dari mereka.

Sementara Pangulu Nagori Tanjung Pasir Martina br. Marbun saat dikonfirmasi awak media, Kamis (19/2/2020) menyatakan dukungan warganya untuk menutup galian C milik M. Siburian tersebut.

“Saya sangat mengharap aparat terkait khususnya Polres Simalungun untuk menutup galian C milik M. Siburian ini karena saya kasihan melihat warga saya yang ladangnya terkena imbas karena longsor akibat aktivitas penambangan pasir ini,” kata Martina.

Sementara itu Camat Tanah Jawa Faroran Sidauruk saat dikonfirmasi terkait Izin galian C tersebut, Dirinya mengungkapkan,  bahwa pihaknya tidak pernah memberikan rekomendasi untuk galian C apapun bentuknya.

Terpisah, Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kabag Humas Iptu Lukman saat dikonfirmasi lewat sambungan seluler tidak menjawab, begitu juga saat dikonfirmasi lewat pesan Whatsapp, tidak ada pesan balasan.

Baca Juga : Jalan Lintas Siantar-Mandoge Rawan dan Terancam Putus

Hingga berita ini diterbitkan belum ada respon apapun dari pihak terkait.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :