DEMA Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam IAIN Lhokseumawe Adakan Festival Kewirausahaan

14

Lhokseumawe, Lensawarga.com – Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Lhokseumawe mengadakan Festival Kewirausahaan yang diikuti sebanyak 20 stand dari kalangan mahasiswa kampus IAIN Lhokseumawe, Universitas Malikussaleh (Unimal) dan pelaku UKM di ruang lingkup di Kota Lhokseumawe-Aceh Utara, Rabu (05/12/2018).

Pembukaan Festival Kewirausahaan IAIN Lhokseumawe

Acara tersebut akan berlangsung selama 3 hari yakni sejak tanggal 5 hingga 7 Desember 2018.

Baca Juga : Khotbah Jumat di Masjid Baburrahman Simpang Ulim, Ini Pesan Gubernur FUAD

Rektor IAIN Lhokseumawe Dr. H. Hafifuddin, MA dalam sambutannya pada Pembukaan Acara, mengapresiasi atas terselenggaranya acara ini, karena dengan acara ini menurutnya akan meningkatkan entrepreneurship di bidang dagang usaha mahasiswa.

“Acara seperti ini jangan hanya di adakan setahun sekali saja, akan tetapi kalau bisa dalam setahun 3 kali,” ujar Hafifuddin.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) IAIN Lhokseumawe, Dr Iskandar menjelaskan bahwa mahasiswa ekonomi itu adalah calon pengusaha.

“Kita anak ekonomi, tamat kuliah bukan untuk mencari pekerjaan, tapi membuka lapangan pekerjaan, karena yang membuka lapangan pekerjaan lebih bermanfaat dari pada mencari pekerjaan,” ujarnya.

Acara tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia Lhokseumawe Yufrizal mengatakan, mahasiswa harus menjadi bisa entepreneur dan membuka lapangan pekerjaan.

“Karena sekecil apapun usaha, kita tetap jadi bos. Namun sebesar apapun jabatan kita adalah tetap karyawan,” ungkap Yufrizal mengutip dari kata-kata Bob Sabino.

Maulana selaku Ketua Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam mengharapkan acara ini dapat memberikan kontribusi nyata kepada fakultas dengan menanamkan spirit entepreneur pada usia muda.

Baca Juga : Harga Bahan Pokok Tidak Stabil, Pedagang Pasar Inpres Lhokseumawe Mengeluh

“Jangan hanya ingin menjadi pencari kerja, namun harus menjadi pencipta lapangan kerja sebagai Entrepreneurship yang inovatif dan kreatif untuk menciptakan lapangan kerja serta memenuhi kebutuhan pasar dan dunia usaha,” pungkas Maulana.

Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :