DEEP Sebut Revisi UU KPK Bikin Anggota DPR Kebal Hukum

88

Jakarta, Lensawarga.com – Rencana revisi UU KPK disebut akan membuat para anggota DPR menjadi kebal hukum. Hal tersebut diungkapkan Direktur Democracy and Elektoral Empowerment Partnership (DEEP), Yusfitriadi kepada wartawan di Bogor, Selasa (10/9/2019).

Foto: Ilustrasi Revisi UU KPK

Menurutnya anggota dewan kerap tersandung kasus korupsi. Yusfitriadi menuturkan revisi UU KPK menjadi jalan aman bagi anggota dewan yang gagal terpilih.

Baca Juga : Tolak Revisi UU KPK, I Kadek Agus Mulyawan: Koruptor Seharusnya Dihukum Mati

“Seakan-akan anggota DPR terpilih itu kebal hukum. Karena memang nyaris sedikit kasus lain yang menimpa anggota legislatif, kebanyakan memang kasus korupsi,” ujar Yusfritriadi.

Upaya revisi undang-undang dianggapnya jadi jalan terakhir agar kasus hukumnya lepas setelah purna jabatan.

Loading...

“Ada kekhawatiran, kenapa ini (revisi UU KPK) didorong anggota DPR lama, karena mereka itu punya banyak masalah. Sehingga ketika mereka tidak punya kekuasaan akan sangat mudah dilacak KPK, karena sudah tidak punya pengaruh lagi,” bebernya.

Sementara itu, Komite Pemantau Legislatif (Kopel) Indonesia mengaku ingin bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengenai rencana revisi UU KPK.

Ketua Kopel Indonesia, Anwar Razak mengatakan, pihaknya akan menyampaikan keberatan yang menurutnya juga dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia mengenai rencana revisi UU KPK.

Baca Juga : Saut Situmorang Usulkan Pimpinan KPK Ditentukan Langsung Oleh Presiden Jokowi

“Sebenarnya kita mendesak DPR RI. Tapi, jika dilihat posisi draf ini mesti ada persetujuan presiden. Maka presiden punya power untuk menghentikan. Kita akan melihat, apakah bisa bertemu langsung dan minta langsung untuk bertemu,” ujar Anwar.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :