Berkat Dana Desa, Jembatan Penghubung di Nagori Tangga Batu Akhirnya Diperbaiki

Simalungun, Lensawarga.com – Dana Desa yang diturunkan dari APBN Pusat pada prinsipnya untuk bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat di Pedesaan dan juga pemerataan pembangunan secara bertahap di daerah.

Jembatan Penghubung di Nagori Tangga Batu yang Akan Diperbaiki

Pengelolaan Dana Desa sudah di atur oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, meskipun terjadi beberapa perubahan tentang peraturan penggunaan Dana Desa, pada intinya Dana Desa harus di salurkan sesuai kebutuhan di Desa yang bersangkutan.

Baca Juga : Pemkab Simalungun Gelar Pilpanag Serentak di 61 Nagori

Untuk pengawasan penyaluran Dana Desa, Pemerintah melalui Inspektorat, KPK dan Instansi lainnya selalu berkoordinasi agar dalam pelaksanaannya bisa optimal dan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pangulu Nagori (Desa) Tangga Batu, Irawanto mengundang awak media melalui pesan singkat WhatsApp dan mengajak untuk melihat langsung titik yang akan dibangun pada periode pertama.

Loading...

Irawanto menjelaskan, jembatan penghubung di Dusun 6 Kampung Tempel yang hancur karena banjir menjadi prioritas utama, hal tersebut dikarenakan jembatan penghubung ini menjadi akses vital bagi warga Dusun 6 untuk segala aktivitas.

“Kurang lebih sudah 5 bulan jembatan ini putus terkena banjir, warga disana sudah memeohon agar ini bisa di selesaikan agar bisa kembali normal,” kata Irawanto Kepada Lensawarga.com, Jumat (14/6/2019).

Pemerintah Desa, lanjut Irawanto, melalui Musrembang sudah sepakat bahwa ini menjadi skala prioritas, karena Dana Desa sudah dikucurkan sehingga Perangkat Desa melalui beberapa pihak seperti Camat Hatonduhan, Babinsa, Bhabinkamtibnas, Pendamping Desa, TPK,  Beberapa Gamot (Kepala Lingkungan) untuk hadir di lokasi kegiatan menyaksikan langsung pelaksanaan pembangunan jembatan tersebut.

“Semua kebutuhan, baik itu material bangunan, Kepala Proyek sudah kami siapkan dan dalam beberapa waktu kedepan ini akan diselesaikan,” tutur Irawanto.

Dalam proses tahap pertama pelaksanaan Dana Desa tersebut, tampak hadir Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir, Babinsa J. Napitupulu, Bhabinkamtibnas A. Sianturi, Pendamping Desa dan TPK untuk mengontrol penggunaannya bisa terlaksana dengan baik.

Camat Hatonduhan, Maryaman Samosir berpesan kepada TPK agar proyek ini dikerjakan dengan baik, kuat dan tahan lama karena ini sifatnya jembatan, tentu butuh pengawasan agar campuran yang digunakan sesuai.

“Ini jalan kita lho, jadi mohon dikerjakan dengan baik,” kata Maryaman.

Salah seorang warga bernama Kusnoto yang juga pengusaha Asongan merasa senang dengan adanya pembangunan jembatan tersebut sebab apa yang selama ini mereka harapkan bisa diwujudkan.

“Kami sudah lama terisolasi, bahkan beberapa kali kami saling bergotong royong untuk memasang jembatan darurat,” kata Kusnoto.

Baca Juga : Mengenal Lebih Dekat Dua Politisi Muda Partai Gerindra

Pengawasan pelaksanaan proyek Dana Desa ini akan ditangani langsung oleh Ketua TPK Nagori Tangga Batu, L. Sinaga untuk memastikan agar semuanya dapat berjalan dengan proposional.

Tonton Juga, Bambang Widjojanto Bacakan Gugatan Pilpres di Mahkamah Konstitusi :

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :