Begini Penjelasan Kepala SMKN 3 Tegal Tentang Pemukulan Siswanya

24

Tegal, Lensawarga.com – Terkait video viral di media sosial pemukulan siswa oleh seniornya di SMKN 3 Kota Tegal, Jawa Tengah. Begini penjelasan Kepala SMKN 3 Kota Tegal Drs Bejo M.Pd terkait kejadian itu.

Tangkapan Layar Video Pemukulan Siswa di SMKN 3 Kota Tegal

Kepala Sekolah SMKN 3 Tegal itu menceritakan, peristiwa berawal saat siswa kelas 11 selesai mengikuti penyuluhan terkait rencana kunjungan industri, Selasa (28/08/2018) lalu.

Baca Juga : Jembatan Titi Dua Sicanang Ambruk

Setelah penyuluhan, mereka menuju kelas masing-masing untuk meletakkan tas. Saat melintas di kelas junior itu, lanjut Bejo, siswa senior menawarkan latihan fisik kepada adik kelasnya.

“Saat akan menaruh tas setelah mengikuti penyuluhan, mereka menuju kelas dan menawarkan pada anak anak siapa yang mau latihan fisik,” ungkap Bejo saat ditemui wartawan, Jumat (31/08/2018).

Loading...

Dari tawaran itu, ada 15 anak dari 32 siswa yang menyatakan ikut latihan fisik. Mereka kemudian masuk kelas dan terjadilah peristiwa seperti yang terekam dalam video itu.

“Saat sedang latihan itu ternyata ada yang mengambil gambar dan kemudian viral di media. Padahal itu sukarela tidak ada paksaan. Tapi seolah-olah ada kekerasan,” tutur Bejo.

Bejo menuturkan, pemukulan bertubi-tubi itu hanya bercanda dan justru atas permintaan siswa yang dipukuli.

“Tadi sudah klarifikasi semua. Intinya anak-anak itu hendak latihan fisik dan itu sukarela. Tidak ada paksaan. Buktinya dari 32 anak di kelas itu, hanya ada 15 yang ikut latihan fisik,” kata Bejo.

Baca Juga : Video Pemukulan di SMKN 3 Tegal Viral di Media Sosial, Ini Kata Wakil Kepala Sekolah

“Anak merasa butuh latihan fisik biar kuat. Karena pekerjaan industri itu butuh fisik kuat. Jadi benar-benar tidak ada kekerasan seperti yang diberitakan itu,” kilah Bejo.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :