Baru Menjabat, Kapolres Humbahas Ajak Awak Media Bersinergi

239

Humbahas, Lensawarga.com – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Humbang Hasundutan (Humbahas), AKBP Ronny Nicolas Sidabutar mengundang para awak media yang bertugas di wilayah hukum Kabupaten Humbahas, dalam rangka menciptakan kamtibmas yang kondusif jelang Pilkada serentak Kabupaten Humbahas tahun 2020.

Kapolres Humbahas AKBP Ronny Nicolas Sidabutar (Tengah)

Dalam acara tersebut, Kapolres mengajak kepada para awak media untuk bekerja sama dalam menciptakan Kamtibmas, menindak maupun mencegah segala bentuk kericuhan dan pertikaian serta pelanggaran protokol kesehatan terutama dalam menyambut pesta demokrasi di daerah itu.

Baca Juga: Indonesian CSR Awards 2020, Toba Pulp Lestari Raih 3 Platinum Award

“Saya meminta dan mengajak para rekan-rekan sekalian sebagai sosial kontrol kami kepolisian untuk kita saling bersinergi, untuk saling bekerja sama dalam menciptakan kamtibmas di Humbahas ini, sekaligus membantu kami dengan pemberitaan agar kami dapat menindak, mencegah segala bentuk pertikaian dalam menyambut Pilkada Humbahas tahun 2020 ini,” Ujar Ronny.

Ronny juga menekankan bahwa pihaknya akan mengawal seluruh tahapan pilkada Humbahas tahun 2020 guna meminimalisir tindak kecurangan terutama pada tahap penyortiran dan pelipatan kertas suara yang dinilai rawan akan kecurangan.

Loading...

“Pihak kami berkomitmen penuh untuk mengawal, menjaga dan mengawasi segala bentuk kecurangan pada setiap tahapan Pilkada nantinya. Mulai dari pencetakan kertas suara sampai pada penetapan calon terpilih, terutama yang rawan kecurangan pada tahap penyortiran, pelipatan hingga pemilihan nantinya, akan kita siapkan anggota untuk selalu mengawal tahapan tersebut,” Terang Ronny.

Baca Juga: Sempat Diperkosa Sebelum Dibunuh, Ini Motif Pembunuhan di Desa Saitnihuta

Kapolres yang baru sah menjabat di Humbahas sejak 2 November lalu juga mengatakan akan menyiapkan 317 personil gabungan yang akan disebar di 385 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang terdiri dari 217 personil Polri dan 100 personil TNI untuk mengawal pesta 5 tahunan di Humbahas tersebut.

“Akan ada 317 personil gabungan yang terdiri dari 217 personil Polri dan 100 personil TNI untuk pam Pilkada di Humbahas dan akan kita tempatkan di 385 TPS di Humbahas ini, memang sangat tidak memadai personil kita, jadi kita harapkan rekan-rekan pers juga turut membantu kami dalam pengawasan pada saat Pilkada nanti,” Terangnya.

Terakhir, dijelaskannya bahwa pihaknya telah merangkum sedikitnya 17 potensi kerawanan dalam tahapan pilkada Humbahas tahun 2020, diantaranya:

  1. Kekerasan intimidasi di TPS, Larangan datang ke TPS dan penggunaan pakaian bergambar paslon tertentu;
  2. Rusak/bakar perlengkapan di TPS;
  3. Protes dari pemilih yang tidak mendapat undangan C1 ataupun yang tidak terdaftar-
  4. Kekurangan/kerusakan surat suara;
  5. Pemilih yang terlambat batas waktu memilih;
  6. Pemilih coblo lebih dari satu kali atau memilih di TPS yang sama atau lain dengan C1 orang lain;
  7. Kecurangan pada KPPS (memilih lebih dari satu kali);
  8. Petugas KPPS mengarahkan pemilih untuk memilih paslon tertentu;
  9. Pelaksanaan pemilihan melebihi batas waktu pemilihan;
  10. Penyelenggara tidak memahami mekanisme penghitungan surat suara;
  11. Perselisihan hasil perhitungan suara antara saksi paslon dengan penyelenggara mulai dari tingkat TPS sampai KPUD;
  12. Saksi menolak tandatangan berita acara;
  13. Tahanan Polri, Jaksa dan Lapas/Rutan tidak terdaftar dalam DPT;
  14. Pemilih di Rumah Sakit terlewatkan;
  15. Money Politic menggunakan foto hasil pencoblosan;
  16. Provokasi terhadap pemilih dengan bersenjatakan Covid-19;
  17. Minimnya partisipasi pemilih akibat Covid-19.

Ke 17 hal tersebut menurut Ronny yang perlu di minimalisir oleh pihaknya dan seluruh masyarakat Humbahas untuk menghindari kericuhan maupun pertikaian jelang maupun pasca pilkada Humbahas 9 Desember mendatang.

Dukung Media Ini
loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :