Bambang Hermanto Lolos Dari Maut Setelah Dibacok OTK Yang Ingin Merampok

34

Medan, Lensawarga.com – Bambang Hermanto (35), warga Jalan Patumbak Deli Tua, Dusun I, Desa Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, terpaksa menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Umum (RSU) Sembiring Deli Tua, usai lolos dari perampokan sadis yang dilakukan dua Orang Tidak Kenal (OTK), ketika melintas di Jalan Tangkahan Batu, persisnya di atas Jembatan Desa Sigara-gara, Rabu (26/09/2018) malam, sekitar pukul 20.00 WIB.

Bambang Hermanto Saat Dirawat di RSU Sembiring Deli Tua

Saat ditemui, Kamis (27/09/2018) di Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua. Kepada wartawan, Bambang Hermanto didampingi istrinya, Hasnidartuti (30) menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

Baca Juga : Inilah Alasan Edy Rahmayadi Harus Mundur Sebagai Ketua Umum PSSI

Kejadian bermula pada malam hari sekitar pukul 19.30 WIB, Bambang yang bekerja sebagai karyawan di Perusahaan PT. Tani Mas Soap Industries, berada di Jalan Pertahanan Patumbak, Dusun ll, Desa Sigara-gara, sedang beristirahat makan.

Karena tidak membawa bekal makanan dari rumah, dan pulang kerjanya tengah malam sekitar pukul 23.00 WIB,  Bambang Hermanto kemudian minta izin kepada Security perusahaan untuk keluar sebentar untuk membeli sate ke Pajak Deli Tua.

Loading...

Dengan mengendarai sepeda motor miliknya, Bambang pun pergi seorang diri menuju ke Pajak Deli Tua, jelas pria yang telah di karuniai dua putra itu. Namun, usai melewati jembatan Desa Sigara-gara, persisnya di perkebunan kelapa sawit milik warga, tiba-tiba muncul dua pria dari balik pohon kelapa sawit, dengan memakai helm, dan langsung membacok leher sebelah kanan Bambang Hermanto.

Sadar, kalau dirinya sedang di incar oleh para perampok, Bambang Hermanto pun langsung tancap gas. Tetapi, para perampok itu terus saja mengejarnya, dengan mengendarai sepeda motor bebek milik mereka. Ternyata pengejaran yang dilakukan para perampok itu berhasil, dan langsung saja membacok lengan tangan sebelah kiri Bambang Hermanto.

Baca Juga : Sah! Indonesia Kuasai 51% Saham Freeport

Walau mendapat bacokan di leher dan tangan kirinya, serta darah segar membasahi sekujur tubuhnya, namun Bambang Hermanto tidak menyerah begitu saja, dia terus saja tancap gas, guna menyelamatkan nyawa dan sepeda motornya.

“Sesampainya di Pasar lll, Simpang Ampat, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, karena situasinya sangat ramai, para begal itupun tidak kelihatan lagi, dan hilang entah kemana,” jelas Bambang sambil meringis menahan sakit.

Walau sudah terbebas dari perampokan oleh dua OTK itu, namun Bambang Hermanto terus saja melanjutkan perjalanannya, untuk menuju ke Rumah Sakit Umum Sembiring Deli Tua.

Sesampainya di halaman pintu gerbang rumah sakit, Bambang Hermanto langsung jatuh pingsan, akibat banyak mengeluarkan darah dari luka bacok yang di deritanya. Sementara security rumah sakit yang melihat korban jatuh tidak sadarkan diri, dan melihat adanya luka di bagian leher dan tangannya, langsung saja memboyongnya masuk ke dalam bangunan rumah sakit guna mendapat pertolongan medis.

“Di leher suami ku mendapat 18 jahitan. Di tangan kirinya, mendapat 10 jahitan. Untung aja dia pake helm, kalau tidak, mungkin saja kepalanya udah belah,” terang Hasnidartuti.

Baca Juga : Situs Daftar CPNS 2018 Lemot? Ini Penyebabnya

Lebih lanjut dikatakan Pasangan Suami Istri (Pasutri) itu, bahwa mereka belum membuat laporan pengaduan ke Polsek Patumbak, dikarenakan Bambang Hermanto belum dapat bergerak bebas. Namun, Pasutri itu mengaku akan membuat laporan ke polisi setelah keadaan Bambang Hermanto membaik.

loading...
Jangan Baca Sendiri, Ayo Bagikan :